INDONESIATRAVEL.NEWS, BUKITTINGGI – Jika datang ke Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018 atau yang dikenal dengan Festival Pagaruyung, anda tak sekadar menikmati atraksi budaya tapi mata anda juga akan dipuaskan oleh sederet pemandangan menakjubkan. Betapa tidak, sejak memasuki wilayah Sumatera Barat, saat pesawat akan landing di Bandara internasional Minangkabau, kita sudah disajikan pemandangan indah bandara yang terletak di tepi pantai. Tak hanya itu, nun jauh disana, dari jendela pesawat kita sudah bisa menikmati keindahan alam minangkabau dengan barisan bukit yang menjulang tinggi. Langsung terbayang saat kita menyusuri jalan di antara barisan bukit tersebut.

Menjelajahi Sumatera Barat melintasi jalan Padang Panjang dari bandara menuju Bukit Tinggi memang kita akan melihat sajian pemandangan alam yang menakjubkan. Selain itu di jalan yang berkelok-kelok dengan kiri – kanan tebing dan jurang juga akan menambah andrenalin kita. Sungguh perjalanan yang sangat mengasyikan dan sayang jika terlewatkan hanya sekedar tertidur di kendaraan.

Yang lebih menarik lagi, saat melintasi wilayah lembah anai, mata kembali dimanjakan dengan pemandangan air terjun yang persis berada di tepi jalan raya.

Ya, air terjun Lembah Anai namanya, sebuah maha karya agung Sang Pencipta yang akan membuat setiap mata terkagum-kagum melihatnya. Saat melintas, setiap pengendara akan menyaksikan keindahan air yang tertumpah dari tebing yang tinggi. Tak jarang pengendara memilih untuk berhenti sejenak, beristirahat sambil menikmati keindahan Air Terjun Lembah Anai. Tak lupa mereka berfoto ria sebagai kenangan yang tak terlupakan.

Air Terjun Lembah Anai menurut Kadispar Tanah Datar, Abdul Hakim, secara administrasi masuk dalam wilayah Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar. “Air terjun ini merupakan bagian dari aliran sungai Batang Lurah yang berhulu di atas Gunung Singgalang,” kata Abdul Hakim.

“Mungkin belum banyak orang yang tahu bahwa air terjun yang berada di pinggir jalan ini hanyalah salah satu dari tujuh air terjun yang dimiliki oleh kawasan Cagar Alam Lembah Anai. Selain di dalam kawasan cagar alam ini, kita dapat menempuh perjalanan trekking dengan berjalan kaki selama sekitar 2 jam untuk dapat melihat keenam air terjun lainnya,” tutur Abdul Hakim.

Saat menyusuri cagar alam Lembah Anai, jika lelah tak ada salahnya untuk menepi sebentar dan mengamati pesona alam lebih lama. Rasa kagum akan bertambah saat menyaksikan bentangan alam yang mengelilingi air terjun indah ini. Deretan perbukitan hijau di kaki Gunung Singgalang menjadi dinding alam yang seakan ingin menyembunyikan eksotisme air terjun setinggi hampir 50 meter ini. Lihatlah pula rangkaian rel kereta tua yang berkelok melintas di atas jalan raya, yang letaknya tak jauh dari posisi air terjun. Komposisi pemandangan alam menjadi surga bagi mereka yang hobi berwisata di alam terbuka.

Tidak mengherankan, jika lalu lintas menuju ke kawasan ini selalu padat saat musim liburan tiba. Banyak masyarakat dari luar daerah yang tidak hanya sekadar melintas, tetapi merasa wajib untuk singgah dan menikmati keindahan alam yang dimiliki Lembah Anai.

Seiring perkembangannya, kawasan air terjun Lembah Anai tidak hanya menjadi tempat singgah belaka, melainkan sudah berkembang menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sumatera Barat. Sangat jarang memang air terjun yang berada di tepi jalan raya dari tebing ketinggian hampir 50 meter.

“Saya baru lihat air terjun persis di pinggir jalan raya, sungguh pemandangan yang menakjubkan,” ujar Badarudin pelancong asal Palembang yang bersama rombongan sengaja menepikan mobilnya hanya sekadar ingin menikmati pemandangan alam dan berfoto-foto.

Menurut pria yang akrab disapa Baba ini Indonesia memang memiliki alam yang menakjubkan. Banyak gunung dan banyak pantai yang bisa dipromosikan untuk pariwisata.

Secara terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengakui alam Indonesia memiliki potensi wisata yang luar biasa. Meski begitu banyak yang belum di eksplore secara maksimal. Termasuk kawasan wisata Sumatera Barat yang memiliki begitu banyak obyek wisata. “Kita ingin mengeksplore wisata di Sumatera Barat agar bisa mendatangkan lebih banyak wisman. Jadi setiap tahun ada peningkatan. Berbagai cara promosi bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan budaya,” kata Arief Yahya.

Festival Pesona Budaya Minangkabau 2018, kata Menpar, merupakan salah satu bentuk kreativitas kegiatan seni budaya yang dilakukan masyarakat Sumatera Barat untuk mempromosikan pariwisata di Sumbar.

“Biar banyak wisatawan berkunjung, melihat dan menikmati keindahan alam, seni dan budaya Sumbar. Jika meninggalkan kesan mendalam, maka wisatawan akan menceritakan kesan mereka kepada kerabat dan teman mereka di tempat asalnya. Ini akan baik dampaknya bagi pariwisata Sumbar,” kata Menpar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here