INDONESIATRAVEL.NEWS– Bila Anda berencana berlibur ke Yogyakarta akhir pekan nanti, cobalah berkunjung ke Sleman. Karena ada Festival Kuliner Sleman yang sayang untuk dilewatkan. Dengan tema Jajal Jajanan Sleman, festival ini akan digelar di Taman Kuliner Condongcatur, 4-6 Mei 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, mengatakan, Festival Kuliner Sleman 2018 merupakan upaya untuk lebih mengenalkan kuliner yang ada di Kabupaten Sleman kepada masyarakat luas. Ini sekaligus tindak lanjut MoU dengan Kementerian Pariwisata.

“Festival ini sebagai tindak lanjut penandatanganan naskah MoU dengan Kementerian Pariwisata. Yaitu untuk lebih menjadikan Sleman sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di DIY,” kata Sudarningsih, Selasa (1/5).

Sudarningsih menambahkan, Festival Kuliner Sleman 2018 juga termasuk dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 Kabupaten Sleman.

Di festival kuliner, pengunjung dapat menikmati beberapa makanan khas Sleman. Seperti Enthok Slenget Kang Tanir, Jadah Tempe Mbak Carik Kaliurang, Tongseng Kopyok Mbah Ganis, dan aneka jajanan tradisional Bu Bagyo.

Enthok Slenget Kang Tanir sendiri merupakan salah satu kuliner populer khas Sleman. Enthok Slenget Kang Tanir adalah makanan berupa semur enthok yang pedas. Seperti namanya, Slenget yang dapat diartikan tersambar, sajian ini dijamin akan menyambar lidah dan melibatkan keringat bercucuran bagi siapapun yang mencobanya.

“Makanan khas ini disajikan dalam bentuk daging yang dipotong kecil-kecil, dipadu dengan kuah pedas,” ujar Sudarningsih.

Selain itu, kuliner populer khas lain yang ditawarkan Festival Kuliner Sleman adalah Tongseng Kopyok. Ini merupakan makanan yang digadang-gadang untuk menjadi salah satu kuliner terpopuler versi Anugerah Pesona 2018.

“Tongseng Kopyok adalah makanan khas Sleman yang penyajian dagingnya ditusuk seperti sate. Pilihannya ada daging kelinci, ayam dan kambing yang disajikan dengan aneka bumbu dicampur dengan telur kuah yang menggoda selera,” jelasnya.

Selain itu, terdapat beberapa acara pendukung seperti kuliner artis, expo produk, lomba memasak, lomba gambar dan mewarnai anak serta panggung hiburan.

Sudarningsih menjelaskan, gelaran ini memang masih baru. Namun dirinya optimistis gelaran ini akan memberikan dampak positif. Menurutnya, Sleman memiliki kekayaan kuliner yang jelas tidak kalah dibandingkan dengan kabupaten/kota lain. Termasuk, yang tersebar dari sisi barat, timur, utara dan selatan yang ada di DIY.

“Kekayaan kuliner ini merupakan hasil kreativitas masyarakat Sleman selama bertahun-tahun, memanfaatkan potensi yang ada di sekelilingnya. Akan sangat menyesal bilamana tidak sempat mengunjunginya,” pungkas Sudarningsih.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan terhadap event positif ini. Menurutnya, wisata kuliner akan mendapatkan promosi.

“Indonesia akan membuat kuliner itu memiliki standar global. Kita akan kemas seperti Bali, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, dan daerah lainnya,” kata Menpar Arief Yahya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here