INDONESIATRAVEL.NEWS, BATAM – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam menggelar kegiatan bertajuk olahraga rekreasi dan tradisional berupa Festival Jong 2019. Kegiatan berlangsung di Pantai Tanjung Mak Dare, Kampung Melayu, Batu Besar, 13-15 Maret nanti.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani mengatakan, kegiatan diprediksi bakal meriah karena peserta dibuka untuk masyarakat Kepulauan Riau dan sekitarnya, termasuk dari negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura.

“Festival Jong 2019 bisa diikuti semua lapisan masyarakat dari semua kelompok umur. Panitia membagi atas beberapa kategori. Antara lain kelas jong kecil dengan ukuran 1-1,29 meter, jong sedang 1,30-1,59 meter, jong besar 1,60-1,90 meter, dan kelas jong untuk anak-anak,” ujarnya, Senin (25/2).

Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menyatakan, syarat-syarat yang wajib dipatuhi peserta yaitu layar jong harus terbuat dari bahan jenis parasut dan tidak diperkenalkan pakai bahan plastik. Jika melanggar, peserta akan didiskualifikasi dan otomatis gugur dari perlombaan.

“Kegiatan ini menyediakan hadiah total sebesar Rp61 juta. Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret dan ditutup pada 10 Maret. Tidak lama. Jadi masyarakat pecinta jong sebaiknya segera mendaftar,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar menambahkan, Festival Jong 2019 sudah memasuki tahun ke-17. Dari tahun ke tahun perhelatan semakin meriah sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam.

“Bangga sekali melihat masyarakat Kampung Melayu yang terus melestarikan budayanya. Jika dikemas dengan baik dan dipromosikan secara luas, kegiatan seperti ini akan menjadi tontonan yang menarik,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, sport tourism menjadi salah satu potensi wisata yang dikembangkan Kemenpar. Tak jauh beda dengan jenis wisata lain, sport tourism diyakini mampu menarik banyak pengunjung. Bahkan mendatangkan wisatawan mancanegara.

“Sport tourism sudah dikembangkan beberapa daerah di Indonesia. Sebagian diantaranya masuk Calender of Event (CoE) Kemenpar 2019. Bukan tidak mungkin Festival Jong juga masuk suatu hari nanti dan semakin berkembang serta menjadi daya tarik wisatawan mancanegara,” ungkapnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here