INDONESIATRAVEL.NEWS, KUCHING – Event crossborder Festival Wonderful Indonesia baru akan digelar dua pekan lagi. Namun sikap antusias sudah diperlihatkan pihak Malaysia. Buktinya, Sarawak Tourism Board meminta event ini bisa digelar setiap bulan.

Keinginan tersebut terungkap saat Konsulat Jenderal RI di Kuching, Yonny Tri Prayitno, melakukan koordinasi dengan Kementerian Pelancongan Sarawak, dan Direktur Sarawak Tourism Board (STB), Puan Sharzede Datu Hj Salleh Askor. Pertemuan dilangsungkan di Kuching, Malaysia, Kamis (14/2). Yonny hadir didampingi Konsul Ekonomi Irhamna Fithriya.

“Pihak STB mengharapkan kegiatan Festival Wonderful Indonesia di border area dapat dilaksanakan setiap bulan. Terutama, di akhir bulan. Dan bila memungkinkan, tanggal pelaksanaannya sudah ditetapkan lebih awal, sehingga mereka bisa membuat perencanaan lebih baik mendukung event Festival Wonderful Indonesia,” tutur Yonny, Jumat (15/2).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Konjen RI juga menyampaikan undangan untuk Menteri Pelancongan Malaysia. Undangan untuk menghadiri Event Pariwisata di Kalbar, yaitu Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, dan Festival Wonderful Indonesia di Perbatasan Aruk dan Entikong.

“Sarawak dan Indonesia, khususnya Kalbar, dapat bekerjasama untuk mengembangkan pariwisata di perbatasan. Karena, akan menguntungkan kedua wilayah, dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke kedua wilayah. Sarawak secara geografis memiliki jarak yang lebih dekat ke border. Sehingga, memudahkan para turis. Dan untuk wilayah border, Indonesia juga siap menyambut wisatawan dengan hiburan, rest area, centra UKM, perbelanjaan, dan objek wisata alam yang indah,” paparnya.

Direktur Sarawak Tourism Board (STB), Puan Sharzede Datu Hj Salleh Askor, menyambut baik tawaran tersebut. Festival Wonderful Indonesia dinilai menjadi awal yang baik dari kerjasama ini. STB akan mendukung event ini, dan siap membantu mempromosikan dan membawa stakeholders terkait dari Sarawak. Seperti agensi travel, pihak rumah sakit (Health Tourism), college, dan media dari Sarawak.

“Tahun 2019 juga merupakan Tahun Kunjungan Sarawak 2019 (Visit Sarawak Year). Sehingga, event-event ini, juga akan membantu meningkatkan jumlah wisatawan ke Sarawak dan ke Kalimantan Barat melalui perbatasan perbatasan yang ada,” katanya.

Salah satu event yang paling menarik perhatian festival di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat (Kalbar), 23-24 Februari. Sebab, ada aksi penyanyi dangdut top Cita Citata dan Tika Zein. Selain itu, ada juga Tari Poco-Poco yang akan dibawakan secara massal.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa, Cita Citata akan menjadi daya tarik utama wisatawan perbatasan.

“Treatment border area jelas tidak bisa sama dengan event lain. Harus ada daya tarik untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Dan di PLBN Entikong, kita sudah menyiapkan nama Cita Citata yang akan menghentak wisatawan,” papar Rizki, didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung.

Sedangkan Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono mengatakan, antusiasnya Sarawak untuk menyambut event ini bisa berdampak positif.

“Dengan kehadiran, Cita Citata, kita sangat optimis mampu menarik banyak wisatawan perbatasan. Apalagi pihak Sarawak juga antusias menyambut event-event yang kita selenggarakan. Ini sinyal yang sangat positif buat kita,” kata Sapto.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, memiliki penilaian yang sama.

“Antisipasi-antisipasi sudah dilakukan. Rencana bisa dijalankan secara penuh. Kami yakin optimalisasi wisman bisa dilakukan dari perbatasan. Target besar tahun ini dari crossborder akan tercapai. Apalagi sinergi dengan pihak Malaysia berjalan lancar,” tutupnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here