INDONESIATRAVEL.NEWS, JAKARTA – Hujan mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta, Minggu (3/3). Termasuk di lokasi Java Jazz Festival 2019, JIExpo Kemayoran. Namun, keseruan di hari terakhir festival tidak terganggu. Justru, hujan membuat suasana menjadi intim.

Di hari terakhir, Java Jazz 2019 diisi dengan nama-nama yang sudah sangat tenar. Nama-nama yamg memiliki sejumlah lagu romantis. Ada Delia yang tampil di Gazebo Stage. Kemudian Maliq & D’Essentials feat Lala Karmela di Hall A3. Juga aksi menawan Isyana Sarasvati di Hall D1. Dua nama terakhir mampu mendatangkan massa.

Namun, salah satu performa paling dicari adalah aksi Kahitna. Band yang diperkuat Yovie Widianto, Heidi Yunus, Carlos Saba, Mario, dan rekan-rekannya, sukses membuat seluruh penonton larut. Suasana Hall D2 benar-benar berubah romantis.

Terlebih saat lagu-lagu hits mereka dinyanyikan. Seperti Andai Ia Tahu, Aku Punya Hati, Cinta Sudah Lewat, Aku Dirimu dan Dirinya, Mantan Terindah, Cerita Cinta, dan Cantik. Deretan lagu ini membuat para penonton menjadi baper.

Buat Ketua Tim Calendar of Event Kementerian Pariwisata, hal tersebut menjadi kelebihan Java Jazz. Yaitu, bisa dinikmati semua kalangan. “Meski event ini bernama jazz, tapi genre lain juga dirangkul seperti pop. Dan ini membuat Java Jazz bisa diterima semua kalangan. Inilah kelebihan Java Jazz, eventnya lintas generasi,” tutur Esthy.

Namun, bukan Kahitna saja yang bisa menciptakan suasana itu. Aksi Tohpati featuring Sheila Madjid tidak menawa. Kali ini, Tohpati memainkan sesi akustik. Menariknya, saat Tohpati feat Sheila Madjid tampil, sejumlah musisi juga hadir. Seperti gitaris KLA Project Lilo, dan gitaris Gigi Dewa Budjana.

Aksi panggung ini diawali dengan penampilan instrumental Tohpati dan rekan-rekannya. Tak lama, Tohpati mengajak Sheila Madjid ke panggung. “Halo Java Jazz, bertemu lagi. Senang bisa tampil di sini lagi,” sapa penyanyi asal Malaysia itu.

Kehebohan semakin tercipta kala lagu Antara Anyer dan Jakarta dilantunkan. Tanpa di komando, para pengunjung Hall D1 turut menyanyikan lagu ini beramai-ramai.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya Java Jazz termasuk event terbaik untuk mendatangkan wisatawam mancanegara.

“Ada value luar biasa dari event ini. Value ekonominya tinggi, value komersialnya apalagi. Untuk urusan news value juga begitu. Media dari dalam dan luar negeri bersaimg mengcover event ini. Karena Java Jazz adalah salah satu event jazz terbaik di dunia,” papar Menpar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here