INDONESIATRAVEL.NEWS-Melancong ke Sungai Musi, Palembang, selalu mengasyikkan. Tapi sepertinya jalan-jalan belum lengkap kalau belum berkunjung ke Pasar Baba Boentjit, akhir pekan ini. Beragam keseruan ala kids zaman now bakal di helat di sana.

Pasar Baba Boentjit adalah hasil kreativitas anak-anak muda Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan. Pasar ini sangat kece. Sebab, selalu mengangkat tema berbeda setiap minggu. Lantas tema apa sih yang akan disajikan hari Minggu Nanti?

“Minggu nanti temanya lebih ke fotografi. Nanti kita mau sharing teknik street fotografi. Kan biasa tuh, kalau lagi jalan liat spot bagus kita langsung jepret. Nah biar hasilnya maksimal triknya mau kita bagi di hari Minggu nanti,” kata salah satu koordinator Pasar Baba Boentjit Muhammad Yunus Obay, Jumat (9/3).

Nah, seru kan. Apalagi buat kamu pecinta fotografi dan aktif di media sosial. Ikutan deh. Biar teknik fotografi kamu makin kece. Dan foto-foto kamu tambah banyak yang love di Instagram.

Yang lebih asyik, sharing teknik fotografinya bisa diikuti sambil ngopi. Tinggal pesan di coffee corner Pasar Baba Boentjit. Kopinya maknyus. Bikin pikiran makin fresh. Makin enak sharingnya.

“Kalau kopi jelas selalu ada. Mau kopi Semendo citarasa khas Palembang atau kopi modern ada. Barista Pasar Baba Boentjit siap menyajikan,” ujar Obay.

Kuliner tradisonal khas Palembang lainnya pun tidak ketinggalan disajikan. Seperti srikaya, pindang udang, pindang telur gabus, dan tentunya pempek.

Pasar Baba Boentjit yang berada di Lorong Saudagar Yucing, Palembang, memang selalu menarik. View-nya ciamik, khas bantaran Sungai Musi yang fenomenal. Tapi, tentu saja dibalut dengan kreativitas kekinian ala GenPI. Kamu bakalan betah, terutama saat melihat matahari terbenam di tepi Sungai Musi.

“Di Pasar Baba Boentjit, spot Instagramable-nya banyak. Dijamin timeline kamu dibanjiri like dari nitizen. Jangan lupa beri hastag #PasarBabaBoentjit dan #GenPI biar kamu makin nge-hits,” imbuh Obay.

Pasar Baba Boentjit sangat mudah dijangkau. Kita bisa menyeberang dari dermaga Benteng Kuto Besak (BKB), menggunakan speedboat atau perahu kecil yang bisa disebut masyarakat sekitar sebagai ketek.

Tarifnya murah hanya Rp 5.000-Rp10.000, tergantung jumlah pengunjung yang menyeberang. Jadi, jangan lupa mampir ke Pasar Baba Boentjit ya guys.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here