INDONESIATRAVEL.NEWS, JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) menarik dukungan politik kepada pasangan Capres Probowo Subianto dan Sandiaga Uno karena dianggap mengabaikan ijtima ulama.

Melalui tayangan  TV Dakwah, Ketua Umum FPI H. Sobri Lubis menjelaskan bahwa penarikan dukungannya telah dipertimbangkan melihat, keputusan ulama merekomendasi Calon Wakil Presiden ke prabowo tidak diindahkan.

“Tapi jika Prabowo Subianto menolak Calon Wakil Presiden dari kalangan ulama yang direkomendasikan oleh Imam Besar Habib Rizieq Syihab dari Mekah, maka kamipun akan menarik dukungan dan menyerahkan urusannya kepada Allah,” tegas Sobri Lubis.

Video yang berdurasi empat menit tersebut, yang telah di tonton lebih 500 ribu orang dan likes 2,2 juta juga memaparkan proses ijtima ulama yang sempat mengkrucutkan dua nama yakni Salim Asegaf Al-Jufri dan Ust Abdus Somad. Namun dalam perjalanannya keputusan ulama berubah dan memunculkan nama Ust Aririn Ilham dan Ust Aa’Gym yang siap Mendapingi Probowo di Pilpres 2019.

Disamping itu, Rumah Relawan Nusantara (RRN) ketua The President Center, HM. Jusuf Rizal yang cukup dekat dengan FPI mengatakan penarikan dukungan politik FPI merupakan bentuk kekecewaan FPI dan Ulama pada Prabowo karena terkesan mengabaikan ijtima Ulma.

“Penarikan dukungan FPI ini luar biasa. Karena sebelumnya banyak pihak menganggap FPI dan Alumni 212 kiblatnya ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tapi dengan statement Sabri Lubis terjawab sudah bahwa para ulama kecewa hasil ijtima ulama diabaikan oleh Prabowo Subianto.” Katanya pada Jmaharananews (16/08).

Jusuf Rizal melanjutkan, bahwa ada indikasi bahwa penarikan itu ada kaitannya dengan mahar politik Rp. 1 Triliyun pada sejumlah partai koalisi Prabowo.

“Saya rasa kekecewan itu juga terkait adanya isu mahar Rp. 1 Trilyun yang digelontorkan Sandiaga Uno ke PKS dan PAN sehingga ijtima ulama diabaikan dan kalah dengan mahar. Tentu bagi kubu Jokowi-KH. Ma’ruf Amin akan menjadi darah baru jika FPI dan ulama dapat menjadi bagian perjuangan membangun bangsa dan umat.” Imbuhnya.

Masih Jusuf Rizal, pihaknya kedepan akan melakukan lobi-lobi politik untuk dapat menampung kekuatan baru untuk kemenangan Jokowi-Amin.

“The President Center akan melakukan komunikasi politik keagamaan dengan FPI,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here