INDONESIATRAVEL.NEWS, PENANG – Sukses besar diraih Industri pariwisata Indonesia di MATTA Travel Fair 2018 Straits Quay Convention Center (SQCC) Penang, Malaysia. Sebanyak 994 pax berhasil terjual dari bursa pariwisata terbesar di Malaysia itu. Dari 30 Maret hingga 1 April 2018, Wonderful Indonesia sukses membukukan total transaksi sebesar MYR 1.181.111 atau Rp 4,1Miliar (dengan kurs 1: 3.500).

“Hasil ini akan menaikkan level kepercayaan diri kita,” ungkap Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana di Jakarta, Selasa (3/4).

Pitana juga mengungkapkan, Di Malaysia, Wonderful Indonesia sangat diperhitungkan. Apalagi, dunia sudah seringkali menobatkan Wonderful Indonesia sebagai yang terbaik. Juara dunia video pariwisata, jawara di 46 events dari 22 negara dan menang di mana-mana adalah bukti nyata yang tak bisa dibantah lagi. Belum lagi pengakuan TripAdvisor yang sudah dua kali menetapkan Bali sebagai World Best Destination 2017.

“Untuk paket, yang paling banyak laku terjual dan diminati itu tetap Bali. Kemudian ada Jawa Timur, Medan, Yogjakarta, dan Lombok. Serta beberapa destinasi lain yang sering ditanyakan, diantaranya: Jakarta, Aceh, Batam, Bandung, Padang,” ujar Pitana.

Untuk menarik minat pengunjang dan exhibitor negara lain, booth Wonderful Indonesia menyiapkan coffee testing. Tidak ketinggalan juga pagelaran budaya juga kegiatan pelayanan informasi dan distribusi bahan promosi serta beberapa gimmick, dan gift redemption corner.

“Booth Wonderful Indonesia selalu ramai dipenuhi pengunjung. Selain bertransaksi mereka juga sangat antusias menggali informasi pariwisata Indonesia,” ujar Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta kepada semua pihak untuk terus bersatu padu memajukan Pariwisata. Industri harus terus menjaga para kliennya agar tetap bahagia dan nyaman untuk datang ke Indonesia. Tawarkan destinasi yang tepat, segmen yang pas, dan jangan sampai wisatawan kecewa.

“Ini menaikkan convidence level Kemenpar untuk menggali lebih banyak dari market Malaysia. Apalagi Malaysia adalah pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Selain dekat secara geografis, Malaysia juga dekat secara budaya. Sama-sama rumpun Melayu,” ucap dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here