INDONESIATRAVEL.NEWS– Sambutan meriah diterima Garuda Indonesia rute Mumbai-Bali.  Begitu mendarat perdana di Bandara Ngurah Rai, Bali, Selasa (24/4), National Flag carrier ini disambut semburan water cannon. Sambutan seperti ini sering dilakukan Ngurah Rai untuk memberikan apresiasi kepada maskapai yang membuka rute penerbangan ke Bali.

Kedatangan pesawat GA 815 ini makin istimewa dengan hadirnya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury, dan rombongan VIP dari Angkasa Pura I, dan media India di Bandara Ngurah Rai.

Akselerasi dunia pariwisata dan usaha diyakini akan semakin cepat. Ekonomi Bali and beyond pun diyakini bakal bergerak makin cepat lagi. 

“Dengan direct flight Mumbai-Bali, para wisatawan, dunia usaha, maupun masyarakat luas bisa lebih hemat waktu karena pesawat langsung menuju ke Bali,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Zona 1 Kemenpar I Gde Pitana, Selasa (24/4).

Inilah destinasi yang tengah nge hits di level dunia. Destinasi yang banyak dikunjungi selebritis dunia. Cerminannya bisa dilihat dari  3 penghargaan yang disambar Bali dalam Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum. Event tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Tiongkok dan C-Trip di  Xanxi Convention Center, Xian Propinsi Xanxi Tiongkok pada 19 April 2018.

Gelar 10 Overseas Destination, Top 10 Luxury Travel Destination dan Top 10 Honeymoon Destination for Chinnese Tourists selama  2017, akhirnya menjadi milik Bali.

Untuk kategori award Top 10 Honeymoon Destination, Bali berada di urutan pertama mengalahkan destinasi kelas dunia bergengsi lainnya seperti Hawai,  Paris,  New York,  Dubai,  Sanya,  Madrid,  Sydney, Guam,  dan Valietta,  Sedangkan untuk award kategori Top 10 Overseas Destination dan  Top 10 Luxury Travel Destination,  Bali berada di urutan 4.

“Kami berharap dalam jangka panjang flight Mumbai-Denpasar ini bisa terus tumbuh,” ujar Pahala Mansyury, Dirut Garuda.

Dia mengaku tertantang mengembangkan penerbangan rute Mumbai-Denpasar. Aplagi, pasar India sangat besar. Dari 1,3 miliar penduduknya, 500 juta di antaranya adalah masyarakat kaya.Outbondnya menyentuh angka 20,3 juta  per tahun. Terbanyak ke Thailand dengan jumlah. 8 juta. 

Spendingnya pun tergolong besar. Per visit, rata-rata wisman India menghabiskan USD 903. Length of stay-nya, rata-rata menghabiskan 5-6 hari.

“Potensi marketnya besar. Dan ada banyak hal yang menarik yang membuat orang India datang ke Bali. Terutama, kesamaan antara kedua budaya tersebut,” tuturnya. 

Hal ini memabg tidak lantas meningkatkan kunjungan wisatawan asal India ke Bali. Sebab, selama bertahun-tahun tidak ada konektivitas langsung antara kedua negara. 

Padahal, India adalah salah satu tetangga terdekat. Dan Andaman & Nicobar Islands hanya berjarak kurang dari 200 km dari Aceh, provinsi paling barat di Indonesia. Tapi sekarang, ceritanya berubah. Ada Garuda Indonesia yang terbang langsung dari Mumbai ke Denpasar. Inilah penerbangan langsung pertama yang menembus rute India-Indonesia.

“Hari ini menandai awal baru hubungan India-Indonesia. Yaitu dengan pembukaan rute Mumbai-Bali. Garuda akan menggunakan badan lebar Airbus A330,” paparnya.

Pembukaan direct flight ini membuat Menteri Pariwisata optimistis target kunjungan 700.000 wisatawan asal India bisa terealisasi.

“Untuk 2018, saya telah menetapkan target setidaknya 700.000 kunjungan wisatawan India. Ini adalah target besar. Sebab, tahun 2017 kita menerima sekitar 485.000 pengunjung India. Namun kami sangat optimis untuk mencapai target ini,” katanya.

Rasa optimis Menteri Pariwisata tidak berlebihan. Karena, pasar India mencapai pertumbuhan 30% dibandingkan dengan 2016, tertinggi kedua setelah China. Dan pada tahun 2018, divalidasi bahwa India telah melampaui pengunjung Korea dan Jepang ke Indonesia, dengan total 87.000 pengunjung India dibandingkan dengan 74.000 untuk Jepang dan 63.000 untuk Korea.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here