INDONESIATRAVEL.NEWS– Torehan gemilang dibukukan pariwisata Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Tercatat 42.390 wisman mengunjungi Manado. Tepatnya periode Januari – April 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Manado Lenda Pelealu mengatakan, angka tersebut naik 50% dari periode yang sama tahun 2017. “Kami optimis target 150 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini akan tercapai. Terlebih kalau melihat angkat sampai bulan ke empat ini,” kata Lenda, Senin (14/5).

Menurutnya, torehan tersebut merupakan prestasi bersama. Juga merupakan hasil peran aktif seluruh stakeholder pariwisata Provinsi Sulut. Ia pun mengimbau, masyarakat mendukung program pemerintah ini. Dengan menjaga keamanan agar tetap kondusif serta kebersihan lingkungan. “Dengan Manado aman dan bersih turis akan betah selama liburan di Manado,” ucapnya.

Hal ini diamini Ketua Task Force Pariwisata Sulut Dino Gobel. Menurutnya, keberhasilan pariwisata Manado tidak terlepas dari kerjasama semua stakeholder pariwisata. Baik Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi, dan pemerintah kabupaten serta kota. Semua solid. Semua kompak menjadikan pariwisata sebagai leading sektor ekonomi bangsa.

“Spiritnya menjadikan pariwisata sebagai leading sektor ekonomi bangsa. Spirit menjadikan Indonesia menjadi negara yang terbaik di industri periwisata. itu kuncinya. Apalagi support luar biasa juga diberikan oleh masyarakat sehingga hasilnya luar biasa,” ujar Dino.

Terpisah, pakar ekonomi asal Sulut Hizkia Tasik mengatakan, peningkatan kunjungan turis adalah hal yang menggembirakan.

“Kunjungan wisatawan asing menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Sehingga triwulan pertama tahun ini ekonomi Sulut tumbuh lebih besar dari nasional. Ini adalah hal yang sangat luar biasa,” puji Hizkia.

Menurut akademisi Unsrat itu, kunjungan turis bisa menggerakan roda perekonomian sehingga menimbulkan multiplier effect. “Artinya dengan bertambahnya kunjungan turis, industri perhotelan, transportasi, pertokoan, restoran akan ikut bergerak. Sehingga perekonomian Sulut akan semakin maju,” tuturnya.

Dia berharap, hal tersebut bisa menjadi dorongan bagi pemerintah untuk menyediakan infrastruktur yang baik. Juga pelatihan terhadap para pelaku UMKM agar bisa menjual semua barang-barang yang diproduksi
kepada para turis. “Agar roda ekonomi akan terus berputar,” ungkapnya.

Sementara, Asisten Deputi Pemasaran Area II Regional III Kemenpar, Ricky Fauzi mengatakan, perkembangan pariwisata Manado akan dibarengi dengan pertumbuhan perekonomian daerah yang pesat. Ia pun berharap pemerintah daerah semakin solid merapatkan barisan untuk terus membangun pariwisata Manado.

“Hasil yang luar biasa telah dirasakan Manado. Saya harap dengan keberhasilan ini tidak serta merta membuat pemerintah daerah terlena. Dan justru menjadikan cambuk untuk terus maju lagi. Kemenpar akan terus mendukungnya,” ungkap Ricky.

Dia menambahkan, yang paling penting juga adalah sinergi pemerintah dengan semua stakeholder. Seperti pihak bandara, pelaku usaha, dan industri perhotelan. “Agar kunjungan turis ini benar-benar memberikan dampak yang baik untuk ekonomi Sulut,” imbuhnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sumringah atas pencapaian tersebut. Bagi Menpar pencapaian ini merupakan bukti konkrit keseriusan pemerintah daerah menjadikan pariwisata sebagai leading sektor ekonomi.

“Ini merupakan pencapaian positif atas komitmen kuat seluruh stakeholder pariwisata yang ada di Manado. Peningkatan kunjungan wisman ini tentu akan berimbas pada peningkatan perokonomian masyarakat,” ujar Menpar.

Menpar pun kini makin bersemangat menjadikan Manado sebagai hub pariwisata dari pasar Pasifik, seperti Tiongkok, Hongkong, Makau, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.

“Soal atraksi pariwisata, Manado sudah tidak diragukan lagi. Makanya kita buat ‘Beyond Manado’ untuk menjadi hub pariwisata. Untuk itu percepatan akan terus didorong, salah satunya adalah penambahan kapasitas Bandara Sam Ratulangi dengan membangun terminal khusus Internasional. Maju terus pariwisata Sulut, jawab semua dengan hasil. Salam Pesona Indonesia,” pungkas Menteri asal Banyuwangi tersebut. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here