INDONESIATRAVEL.NEWS-Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-63, 13 Mei mendatang di Bandung, Jawa Barat, dipastikan meriah. Sebab, event akbar ini akan dimeriahkan Asian African Carnival 2018.

Karnaval rencananya dihelat 28 April. Rute yang ditempuh adalah sepanjang Jalan Asia Afrika, Jalan Cikapundung Barat, Jalan Naripan, hingga Jalan Tamblong.

“Selain penampilan seni dan budaya dari perwakilan negara anggota Asia-Afrika, kami juga akan melibatkan negara – negara sahabat, Bandung Sister Cities, dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, didampingi Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Sumarni di Jakarta, Kamis (29/3).

Menurut Pitana, karnaval akan menambah semarak dan semakin memberikan ruang bagi masyarakat. Apalagi panitia akan membuka sayembara untuk para pelaku seni pagelaran dan peserta karnaval.

“Kurasi konten akan ditekanan pada kegiatan karnaval kali ini. Setiap penampilan, akan diperhitungkan kontennya. Sehingga, tidak akan memberikan kesan monoton pada para pengunjung. Terlebih event ini masuk dalam Top 100 Calendar of Event (CoE) Kemenpar,” ujar Pitana.

Untuk mengikuti sayembara caranya cukup mudah, para peserta bisa mendaftarkan via online melalui http://asiaafricaweek.com/carnival/form-carnival.html. Nantinya para pendaftar bisa melakukan registrasi dengan menigisi nama atau kelompok. Jumlah anggota minimal 5 jumlah anggota. Mengisi nomor telpon dan mencantumkan email.

“Nanti para peserta sayembara harus dapat menampilkan hasil karya mereka kepada para pengunjung. Karena sayembara ini memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah,” ucapnya.

Kepala Bidang Pemasaran Area I Kemenpar, Wawan Gunawan menambahkan, gelaran Asian African Carnival 2018 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Asian African Carnival kali ini akan menggunakan dua panggung utama. Yang ditempatkan di ruas Jl. Braga Pendek dan Jl. Soekarno.

“Dengan adanya dua panggung utama ini tentunya dapat mengakomodir kebutuhan semaraknya sebuah kegiatan. Nantinya juga akan hadir Kahitna yang juga ikut meramaikan Asian African Carnival. Sehingga bisa memberikan kesan semarak yang berbeda,” tutur Wawan.

“Karnaval kali ini dikemas sangat apik, menampilkan berbagai kebudayaan milik Indonesia. Hal ini bertujuan agar salah satu kekayaan bangsa berupa kebudayaan, yang ditampilkan melalui kesenian, dapat terus dilestarikan dan tidak terkikis oleh zaman,” sambungnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap kegiatan ini semakin interaktif dengan masyarakat. Sehingga suasana karnavalnya akan sangat bagus dan masyarakat ikut terlibat secara langsung dipagelaran budaya tersebut.

Arief Yahya juga ingin agar di Bandung nanti, suasana itu terasa. Masyarakat ikut menikmati karnaval, tapi bukan hanya sekedar menonton. Pentas acaranya pun dirancang tak biasa. Setelah menyiapkan lokasi acara, giliran penempatan spot panggung yang dirancang secara apik.

“Eksposur medianya juga sangat besar. Ini akan berdampak baik bagi pariwisata Bandung dan tentunya Indonesia, Ayo datang dan meriahkan Asian African Carnival 2018 salam Pesona Indonesia, Wonderful Indonesia” ujar Menpar Arief Yahya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here