INDONESIATRAVEL.NEWS– Demi meningkatkan sektor perekonomian, Kalimantan Barat (Kalbar) Ekstravaganza digulirkan di Pontianak, 4-6 Mei 2018. Beragam agenda sudah siap ditampilkan.

“Sektor pariwisata memberikan dampak ekonomi luas. Kami optimistis, event Kalbar Ekstravaganza akan mendorong perekonomian daerah. Oleh karena itu, Kalbar Ekstravaganza akan digelar di pekan pertama Mei,” ungkap Direktur Jejaring Wisata (Jewita) Kalbar, Aristono Edi Kiswantoro, Jumat (27/4).

Kalbar Ekstravaganza akan dipusatkan di A Yani Megamal, Pontianak. Sejumlah penggiat pariwisata dan pelaku usaha, akan dilibatkan. Mereka berasal dari UMKM. Ada yang bergerak di bidang kuliner hingga produk-produk khas Kalbar. Aristono menambahkan, event ini akan mendorong kemajuan pariwisata Kalbar.

“Kami memberikan kesempatan para pelaku bisnis pariwisata di Kalbar bergabung. Dengan semakin banyaknya latar belakang yang bergabung, akan semakin membuat menarik event ini. Dengan begitu, harapannya terus mendorong kemajuan pariwisata Kalbar,” lanjutnya lagi.

Progress positif dimiliki industri pariwisata Kalbar dalam beberapa tahun terakhir. Bumi Khatulistiwa ini selalu melewati target kunjungan wisatawan. Pada 2016, Kalbar dikunjungi 35.984 wisman dengan jumlah wisnus 2,93 orang. Jumlah itu melebihi target yang dibebankan. Yaitu 30.000 wisman, lalu sekitar 2,9 juta wisnus.

Rapor positif juga berlanjut di tahun 2017. Kali ini, Kalbar dikunjungi 44.497 wisman dan 2,98 wisnus. Jumlah tersebut juga melewati target 40.000 wisman juga 2,95 juta wisnus. Dan, seiring pertumbuhan wisatawan, jumlah Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) juga bertambah. Sepanjang 2017, Kalbar memiliki 556 ODTW. Angka itu tumbuh 83,09% dari tahun 2016 yang membukukan 462 ODTW.

Pada periode Januari 2018, Kalbar pun sudah disambangi 2.765 wisman. Sebanyak 1.495 wisman masuk melalui pintu cross border di Entikong. Lalu, sebanyak 1.270 wisman masuk dari pintu udara Bandara Supadio di Pontianak. Tingkat hunian hotel pun berada di level 38,32% dengan rata-rata durasi masa tinggal 1,58 hari.

“Kondisinya semakin membaik. Potensi besar yang sudah tumbuh ini tentu harus dipertahankan dan terus ditingkatkan. Peluang untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan pun dimiliki event Kalbar Ekstravaganza ini. Kami yakin event ini akan menjadi daya tarik tersendiri,” terang Aristono lagi.

“Kami tetap fokus untuk terus menambah jumlah kunjungan wisatawan. Berbagai upaya dilakukan. Dari Kalbar Ekstravaganza ini, kami melibatkan berbagai kalangan untuk menaikan nilai eventnya,” sambungnya.

Untuk menguatkan nilai bisnis dan brandingnya, Kalbar Ekstravaganza juga menggandeng pelaku dunia maya. Beragam komunitas blogger, vlogger, hingga youtuber pun dilibatkan secara aktif. Harapannya, gema Kalbar Ekstravaganza nyaring di dunia maya. Peran dari fotografer pun dikuatkan, harapannya event tervisualisasi secara sempurna.

“Mereka kami libatkan secara missal. Tujuannya untuk menguatkan sector promosinya. Secara konten juga akan terjamin kualitasnya. Ada banyak industry kreatif yang juga kami libatkan. Selain hiburan, event ini juga memberikan banyak pengetahuan dan informasi terbaik,” ujarnya.

Untuk menaikkan kualitas semua lini, Kalbar Ekstravaganza pun akan menggelar talkshow. Materi yang akan menjadi isu sentral tetap seputar parwisata. Sebagai penyelenggaranya Badan Promosi Pariwisata Kota Pontianak. Komposisi narasumbernya terdiri dari ASITA, PHRI, komunitas dan pelaku wisata, hingga BP2KP.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, Kalbar Ekstravaganza telah memberikan inspirasinya.

“Kalbar Ekstravaganza ini salah satu treatment untuk menaikan kunjungan wisatawan. Harapannya, roda ekonomi daerah berjalan. Pendapatan daerah naik. Kesejahteraan masyarakat pun terus membaik. Untuk itu, Kalbar harus memperbanyak event dengan kualitas terjaga,” tutupnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here