INDONESIATRAVEL.NEWS-Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) akan kembali menyapa. Kali ini, JFFF 2018 digelar 5 April hingga 6 Mei 2018. Lokasinya di Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Acara ini akan menggabungkan gaya modernisasi dengan kearifan lokal. Deretan kegiatan yang akan ditampilkan antara lain, Fashion Festival, Fashion Village, Kampoeng Tempo Doeloe, dan Wine & Cheese Expo.

“Tahun ini, rangkaian acara JFFF didominasi oleh pelaku UKM yang menyajikan produk lokal berkualitas. Sedangkan untuk lini fashion, kami menggandeng banyak desainer muda. Diantaranya, Albert Yanuar dan Yosafat Dwi Kurniawan. Program ini bertujuan untuk beri sarana bagi para pelaku UKM untuk tingkatkan perekonomian,” ujar Chairman JFFF, Soegianto Nagaria, di Jakarta, Rabu (28/3).

Soegianto menambahkan, JFFF ke-15 masih konsisten dengan visinya. Mengangkat citra, harkat, dan martabat bangsa Indonesia di kancah internasional. Lebih tepatnya melalui sektor industri kreatif berbasis budaya.

“Kehadiran JFFF ini telah menjadi sebuah program yang konsisten untuk terus melestarikan serta mengembangkan nilai budaya dan kekuatan perekonomian Indonesia. Terutama melalui industri mode dan kuliner yang berbasis budaya,” ucapnya.

Untuk urusan makanan, JFFF mengangkat pesona kuliner Nusantara. Baik pada tataran lokal maupun global.

“Apresiasi terhadap ragam kuliner tradisional tanah air akan tersaji. Berdampingan dengan Wine & Cheese Expo sebagai sarana mengenalkan budaya kuliner Nusantara melalui kegiatan pertukaran budaya antar bangsa,” jelas Soegianto.

Makanan yang dihadirkan dalam Food Festival, terangkum dalam Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) di La Piazza. Mengangkat tema ‘Taman Tropis’, booth kuliner ini diikuti oleh 100 peserta UKM maupun pengusaha kuliner Nusantara.

Beberapa kuliner khas tanah air akan hadir di KTD seperti Kerak Telor, Sate Padang, Siomay, Seblak, Serabi, gudeg. Ada juga 10 soto Indonesia pilihan. Selain itu juga akan digelar demo masak dan cooking competition.

Bagi para pencita fashion tentu tidak akan bosan mengikuti trend fashion terbaru. Selama satu bulan, Fashion Festival 2018 akan menghadirkan bazaar. Pengunjung dimanjakan dengan lebih dari 90 booth dengan ragam koleksi busana terbaru, kain nusantara, busana ready to wear hingga produk aksesoris dari UKM, Dekranasda, sekolah mode hingga merek lokal.

Selain itu, akan ada fashion show puluhan desainer ternama di Ballroom Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, 11 -29 April. Para perancang yang berpartisipasi diantaranya Jenahara, Marga Alam, Ivan Gunawan, Mayaratih, Mel Ahyar, Eddy Betty, Denny Wirawan, Patrick Owen, Denny Satriadi, Danar Hadi Batik. Tak hanya itu desainer binaan APPMI dan Dekranasda juga turut tampil dengan tema Kain Negeri.

Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event (CoE) 2018, Esthy Reko Astuti mengatakan, kuliner dan belanja adalah daya pikat yang alamiah. Dua hal ini dicari oleh semua wisatawan, baik wisatawan Nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

“Di Jakarta, nomor satu itu wisata belanja, dan nomor dua adalah kuliner. Kedua-duanya adalah kekuatan yang dimiliki Jakarta. Apalagi ini menjadi Top 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia. Sudah pasti eventnya berkelas dan peminatnya akan banyak dari tahun sebelumnya,” kata Esthy, yang juga Staff Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut angkat suara. Menurutnya, gelaran JFFF 2018 ini, menjadi ajang ini akan mampu menggairahkan wisata bidang fashion dan kuliner yang saat ini masih begitu diminati.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara kita juga sedang bagus. Saya harap adanya event ini mampu mendongkrak kunjungan wisman. Apalagi nanti ditampilkan aneka kuliner unggulan dari sejumlah daerah di Indonesia,” jelasnya.

Menpar Arief menambahkan, ajang ini menjadi momentum. Terutama bagi para pelaku usaha, dan pemerintah. Yaitu untuk melakukan kampanye terhadap kuliner-kuliner yang ditetapkan sebagai kuliner nasional juga aneka kuliner tradisional.

“Ini saatnya mengkampanyekan kalo kuliner yang ada di Indonesia memiliki citarasa tinggi,” ujar Menpar Arief.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here