INDONESIATRAVEL.NEWS– Sebuah even budaya keren akan hadir 3 hingga 5 Agustus. Namanya Dieng Culture Festival (DCF) 2018. Even ini bakal digelar di daratan tinggi Dieng. Tepatnya di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah.

Menurut Deputi Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, DCF yang sudah ke-9 kali diselegarakan ini, akan menargetkan 150 ribu wisatawan nusantara (Wisnus) dan 1.500 wisatawan mancanegara (Wisman). Pada tahun 2017, tercatat 100 ribu wisatawan dari dalam dan luar negeri hadir di festival budaya tersebut.

“Antusias wisatawan telihat dengan ludesnya paket tiket DCF pada tahun 2017. Tahun lalu, tiga bulan sebelum acara tiket sudah habis. Homestay juga sudah full. Even ini akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat di sana. Sambut wisatawan dengan baik dan jaga kebersihan,” ujar I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Sumarni di Jakarta, Selasa (24/4).

Ketua Pelaksana Top 100 CoE Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti juga angkat suara. Esthy mengatakan, setiap even berskala internasional akan memiliki dua impact yang positif buat pariwisata nasional. Yang pertama, direct impact, atau pengaruh langsung atas event itu. Seperti, wisman dan wisnus yang langsung membelanjakan uangnya di lokasi.

“Ada juga indirect impact. Biasanya, berupa potential repeaters, dan media value. Akan ada banyak media di seluruh dunia yang meliput dan melaporkan sukses itu, dan menjadikan promosi yang kuat. Media value ini bisa dihitung angkanya, dan biasanya nilainya lebih besar,” ujar Esthy.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Area I Wawan Gunawan menjelaskan, salah satu paket yang ditunggu-tunggu wisatawan dalam DCF adalah festival lampion. Dalam festival ini, setiap peserta Dieng Culture akan mendapatkan 1 lampion, sehingga ada sampai ribuan lampion yang akan diterbangkan malam itu.

“Wisatawan juga akan dimanjakan dengan indahnya malam bertabur lampion. Serta momen yang pas untuk diabadikan dengan ponsel atau kamera, karena hasil fotonya dijamin luar biasa bagusnya,” kata Wawan.

Ada juga pesta Kembang Api. Ini menjadi kegiatan lain yang bisa wisatawan saksikan selama di Dieng Culture Festival. Suasana meriah dan indah akan tercipta pada malam pesta kembang api di Dieng.

“Pesta kembang api di komplek Candi Arjuna juga mampu menciptakan suasana akrab antar pengunjung pada DCF 2018,” ujar Wawan.

Terpisah, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Alif Fauzi, mengatakan DCF kali ini mengangkat tema “The Beauty of Culture”. Tema bersebut merupakan penggambaran awal mulanya Dieng Culture Festival diselenggarakan.

“Tema tersebut kami angkat karena sebagaimana tujuan DCF dari awal ada empat. Yaitu pelebaran budaya, pemberdayaan masyarakat, promosi potensi wisata dan kegiatan sosial,” ujar Alif.

Pria berambut panjang itu menjelaskan, pihaknya ingin mengangkat bunga untuk dipromosikan. Termasuk menjadi potensi wisata selain budidayanya.
Bunga juga, lanjutnya, adalah ikon keindahanan yang dikolaborasikan dengan even.

“Tahun ini rencananya beberapa perlengkapan dan aksesoris event kami memakai bunga khas Dieng,” ujarnya.

Event yang masuk salah satu top 100 Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia akan dikemas secara menarik. Ada juga penambahan-penambahan atraksi seperti Festival Tumpeng, Festival bunga selain kegiatan seperti tahun kemarin.

Kegiatan rutin tetap ditampilkan. Seperti, kongkouw budaya, jazz atas awan, sendera tari Dieng, pentas tari tradisional, pesta lampion, kitab dan parade budaya serta rangkaian pencukuran anak anak berambut gimbal atau gembel.

“Konsep something to see, something to do, something to buy. Nantinya kami aplikasikan dalam event. Dimana wisatawan kami ajak melukis caping, menerbangkan lampion, memakai kain batik, menjuri festival kuliner tumpeng dan sebagainya,” ujar Alif.

Alif menyebut pihaknya sudah menyiapkan sekitar 4500 tiket dengan paket sovenir khusus. Dan bisa dipesan melalu www.pointers.id dan www.itx.co.id atau untuk informasi lebih detail bisa pantau melalu instagram di akun @festivaldieng.

“Kami membuat tiket dengan paket souvenir khusus harganya Rp 350 ribu. Didalamnya wisatawan akan mendapatkan fasilitas kaos DCF 9, kain batik, lampion, caping gunung, free tiket 3 objek wisata dan area khusus jazz atas awan serta bisa mengikut dan mencicipi kuliner tumpeng saat acara budaya dan sovenir buatan UMKM setempat, jadi Jangan kehabisan yah,” kata Alif.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengapresiasi penyelenggaraan DCF 2018. Sebab, banyak tempat wisata alam yang dapat dieksplore selama mengikuti Dieng Culture Festival. Pria asal Banyuwangi itu contohkan Bukit Scooter yang menjadi salah satu tempat untuk dikunjungi. Selain itu, ada lagi bukit sikunir, tempat di mana para wisatawan bisa menikmati golden sunrise.

“Keunikan budaya yang ada dalam event DCF 2018 dipastikan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menyaksikan pagelaran budaya terbaik di Dieng. Selamat menikmati Dieng Culture Festival, Salam Pesona Indonesia,” kata Arief Yahya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here