INDONESIATRAVEL.NEWS, PADANG – Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang yang juga mantan menteri kehutanan Republik Indonesia, M.S Kaban mengatakan bahwa saat ini dirinya melihat adanya pergeseran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berakibat kaum pribumi sudah tidak lagi menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

“Kita melihat, ada perjalanan-perjalanan dan pergeseran dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, sehingga seakan-akan arah yang akan kita capai itu semakin lama – semakin jauh, kaum pribumi ini sepertinya sudah tidak menjadi tuan rumah di negerinya sendiri” kata MS Kaban dalam pidatonya dalam kongres pra bumiputera di Padang (6/7/2018)

Dalam pidatonya, MS Kaban menceritakan bahwa setelah 75 tahun ini kaum Pribumi sudah tidak menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri dan perlu dibangkitkan kembali menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri.

“Maka dari itu kita perlu bangkitkan kembali, jadilah tuan rumah di negeri sendiri, Kita ambil semua apa yang ditinggalkan oleh Penjajah, kita ambil alih itu dan dililih hutang, sehingga pada waktu itu setelah merdeka tercatat telah memiliki utang itu, dan saya pikir waktu itu angkanya cukup besar, mendekati angka 2 Milyar pada waktu itu” jelasnya

Lebih lanjut lagi, MS Kaban menjelaskan bahwa saat ini kaum pribumi menjadi tertinggal dan terjadi kesenjangan yang sangat luar biasa.

“Ternyata ikatan – ikatan hutang itu, suka tidak suka akan menggiring kita untuk menjadi negara koloni – koloni yang tanpa disadari akhirnya terikat dengan dunia luar teriutama saat kita tidak mempunyai modal, kita undang modal – modal asing sehingga banyak perundang-undangan yang kemudian mengikat kita, akhirnya kaum pribumi menjadi tertinggal, terjadi kesenjangan yang sangat luar biasa” tuturnya

Selain itu, menurut MS Kaban cabang – cabang produksi yang kuasai hajat orang banyak sudah tidak lagi dikuasai oleh negara tetapi di kuasai oleh mereka – mereka yang bisa bekerja sama dengan asing”

”Apa yang diamanatkan bahwa seluruh cabang – cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak, harus digunakan besar-besar untuk kemakmuran rakyat diatur dan dikuasai oleh negara, Hampir semua jenis pertambangan tidak lagi dikuasai oleh kaum Pribumi, tapi dikuasai oleh mereka – mereka yang bisa bekerja sama dengan kelompok –  kelompok asing” ujar MS Kaban

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here