INDONESIATRAVEL.NEWS– Gorontalo Karnaval Karawo 2018 siap digelar 20 Oktober 2018. Karnaval yang menawan ini, akan diisi banyak kegiatan. Khususnya, pertunjukan yang menampilkan kain khas dari Gorontalo, Karawo.

Selain karnaval, dari pagi hingga malam akan ada kegiatan lagu keluarga karawo, pertunjukan musik, lomba karnaval dan fotografi. Puncak acaranya adalah Karawo Fashion Festival.

Gorontalo Karnaval Karawo tahun ini, akan memasuki pelaksana yang ketiga kalinya. Untuk edisi kali ini, akan menampilkan hasil karya perancang Gorontalo dan beberapa daerah yang diundang.

“Sesuai rencana, pelaksanaan Karnaval Karawo akan dimulai pukul 12.30 WITA, dan pada malamnya akan dilaksanakan pagelaran Lomba Fashion Show Karawo,” Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Nancy Lahay, Kamis (18/10).

Kompetisi untuk perancang busana dan model terbagi dalam empat kategori. Antara lain busana muslim, gaun formal, pakaian kasual dan pakaian kantor.

“Kompetisi fashion ini akan menjadi kesempatan besar bagi perancang busana muda Indonesia untuk memamerkan keahlian mereka,” kata Nancy.

Dengan mengenakan kostum karawo, model karawo akan start dari depan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo. Karnaval nantinya finish di jalan Nani Wartabone, depan ex-Kantor BI Gorontalo.

Gorontalo Karnaval Karawo 2018 tahun ini ada yang beda dari sebelumnya. Gubernur Gorontalo akan mengenakan kostum karawo dan menaiki kereta kencana.

“Dalam Karnaval Karawao nanti Gubernur akan menaiki kereta kencana, dengan mengenakan Kostum Karawo. Dan yang paling penting tema Gorontalo Karnaval tahun ini adalah ‘Aku Cinta Indonesia’ dan akan menghadirkan properti dari setiap kerajaan yang pernah ada di Indonesia,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Karawo adalah kain bordir tradisional dari provinsi Gorontalo yang hanya bisa dibuat dengan tangan. Tidak ada bentuk mesin yang bisa digunakan untuk membuat karya seni unik ini.

Sebelumnya, perempuan Gorontalo hanya menggunakan motif bunga untuk menciptakan jenis kain ini. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka berinovasi dengan disain gambar dan logo burung. Tak hanya menonjolkan sulaman, aneka busana tersebut juga dilengkapi dengan ornamen dan aksesoris yang megah.

Untuk mencapai Gorontalo, Garuda Indonesia memiliki penerbangan langsung dari Jakarta, Denpasar (Bali), Surabaya dan Makassar, sedangkan Lion Air dan Sriwijaya Air mengoperasikan penerbangan ke Gorontalo dari Jakarta transit Makassar. Bandara kota Gorontalo, ibu kota Provinsi Gorontal, adalah Bandara Jalaludin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, tahun lalu karya sulam Karawo sempat menarik perhatian dunia fashion internasional. Yakni dalam ajang New York Fashion Week (NYFW) 2017 di Amerika Serikat.

“Fashion dan tourism sama-sama bagian dalam creative industry. Mempromosikan sulam Karawo di ajang fashion dunia NYFW menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata Gorontalo,” kata Menpar Arief Yahya.

Apalagi, tahun ini Gorontalo Karnaval Karawo masuk dalam 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia 2018. Sehingga menjadi momen yang spesial mempromosikan kain Karawo dan pariwisata Gorontalo.

“Silakan datang ke Gorontalo. Saksikan keelokan kain Karawo dan keindahan wisatanya Gorontalo,” cetus Menpar Arief Yahya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here