INDONESIATRAVEL.NEWS, WONOSOBO – Beragam destinasi cantik disiapkan Wonosobo untuk #PesonaMudik2018. Konsepnya melalui petualangan di alam eksotis. Para pemudik dijamin mendapatkan experience menyegarkan selama mengikuti #PesonaDestinasiLebaran2018 di Wonosobo. 

“Zona tengah ini memiliki karakteristik unik dengan kontur pegunungan. Dengan kekuatan ini, view Wonosobo memang sangat eksotis. Udara di sana sangat sejuk dan menyegarkan. Wilayah ini menjadi destinasi ideal untuk beristirahat saat libur Lebaran,” ungkap Menteri Pariwisata Arief Yahya, Minggu (3/6). 

#PesonaDestinasiLebaran2018 Wonosobo, didominasi pegunungan. Mulai dari dataran tinggi Dieng hingga wilayah Gunung Sindoro. Kawasan ini pun memiliki pemandangan sunrise dan sunset yang luar biasa. 

Dengan kontur geografis bergelombang, Wonosobo juga memiliki banyak koleksi air terjun nan eksotis. Meski demikian, mereka juga kuat dalam destinasi buatan. 

“Wilayah Wonosobo ini seperti surga. Setiap sudutnya indah. Bagi penikmat petualangan, maka di sini tempatnya. Adrenalin pasti terpuaskan. Meski berada di alam bebas, tapi semuanya sangat aman. Dan, yang terpenting aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitasnya juara. Semua destinasi juga dihubungkan dengan koneksi internet cepat,” terang Menpar. 

Berikut #Top10DestinasiKotaWonosobo versi TripAdvisor. 

1. Air Terjun Si Karim 

Air Terjun Si Karim terletak di Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Kawasan ini masih terjaga keasriannya dan sangat alami. Air terjunnya sangat tinggi dengan panorama sekelilingnya yang menawan. Ketinggiannya air terjun ini sekitar 24 meter. Airnya sangat jernih dan menyegarkan. Suara gemercik airnya semakin membuat destinasi ini seksi. 

Air Terjun Si Karim menjadi destinasi tujuan generasi milenial. Sebab, spotnya sangat instagramable dan menjadi spot terbaik berburu foto. Kawasan ini memang menjadi objek bagi para fotografer mengeksplorasi hobinya. 

2. Batu Ratapan Angin 

Batu Ratapan Angin merupakan keping puzzle eksotisme yang dimiliki Dieng. Lokasinya memang ada di kawasan Dieng Plateau. Saking eksotisnya, pujian sempurna pun diberikan oleh TripAdvisor. Dari 96 ulasan, sebanyak 52 responden menyatakan spot ini luar biasa. Lalu, status sangat bagus diberikan 43 responden. Eksotisme ini semakin sempurna karena tiket masuk hanya Rp10 ribu per orang. 

Berada di Batu Ratapan Angin, wisatawan bisa menikmati keindahan Telaga Warna dan Telaga Pengilon sekaligus. Lokasinya memang cukup tinggi sehingga bisa melihat di hampir di semua sisi dari dataran tinggi Dieng. 

Berdiri di Batu Ratapan Angin memang luar biasa, apalagi udaranya sangat sejuk. Spotnya juga sangat instagramable sehingga menjadi spot foto terbaik di kawasan Dieng Plateau. 

3. Gardu Pandang Dieng 

Ingin menikmati sunrise sampai puas, maka spot inilah yang terbaik. Namanya adalah Gardu Pandang Dieng. Bila berada di sini, pandangan akan sejajar dengan terbitnya matahari. 

Sebab, lokasi ini berada di atas awan dengan view sangat menakjubkan. Selain matahari terbit (golden sunrise), wisatawan juga bisa menikmati nuansa pedesaan, kelokan Sungai Serayu, hingga perbukitan yang menghijau. 

Memiliki ketinggian 1.789 mdpl, Gardu Pandang Dieng juga spot ideal untuk menikmati keindahan Gunung Sindoro. Karena sangat eksotis, hampir setiap pagi spot ini banyak dikunjungi oleh wisatawan. Pujian tinggi pun diberikan TripAdvisor. Gardu Pandang Dieng dinilai luar biasa dengan 30% lalu 43% diberi ulasan sangat bagus. 

4. Gunung Si Kunir 

Berada di Desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo, Gunung Si Kunir sangat eksotis. Kawasan ini pun sangat diminati generasi milenial untuk menikmati sunrise. Sudah menjadi rahasia publik, sunrise di sini sangat indah. Wisatawan bisa leluasa memandang sunrise karena sisi timur tidak ada penghalang. Udaranya juga segar dengan aksesibilitas bagus. 

Keunikan juga dimiliki Desa Sembungan. Sebab, wilayah ini merupakan desa tertinggi di Jawa Tengah. Ketinggiannya mencapai 2.306 mdpl. Dan, nama Si Kunir juga diadopsi karena wilayah ini menjadi spot terbaik untuk berburu sunrise. Dan sinar matahari pagi di sini memang berwarna kekuningan yang menyerupai kunir atau kunyit. 

5. Gunung Prahu 

Bagi penikmat petualangan, maka Gunung Prahu ada rumahnya. Rute pendakian Gunung Prau bisa ditempuh dari wilayah Kendal atau Kawasan Dieng. Memiliki ketinggian 2.565 mdpl, Gunung Prahu menjadi destinasi ideal. Sebab, gunungnya tidak terlalu tinggi bila dibandingkan dengan lainnya. Dan, destinasi ini selalu ramai dikunjungi karena medan dan jalur pendakiannya yang bagus. 

Menjadi rujukan TripAdvisor, pesona Gunung Prau ini luar biasa. Panoramanya indah sekali. Jalur pendakian di sini juga memiliki spot terkenal yaitu Bukit Teletubbies. Pada bukit ini terdapat hamparan padang rumput luas yang hijau. Bukit-bukit di sekelilingnya juga unik. Jadi, pastikan Gunung Prau ini menjadi destinasi utama menikmati view dari ketinggian. 

6. Air Terjun Curug Winong 

Memiliki zona hijau dengan kontur geografis bergelombang, Wonosobo juga memiliki destinasi air terjun. Salah satu yang direkomendasikan TripAdvisor adalah Air Terjun Curug Winong. Lokasinya ada di Desa Winongsari, Kaliwiro. Destinasi ini bisa dijangkau dalam waktu 50 menit dari pusat Kota Wonosobo. Rutenya menuju arah selatan menuju Selomerto, Balaikambang, lalu Winongsari. 

View di sini sangat eksotis. Airnya jernih dan sangat menyegarkan. Nuansa menjadi lebih eksotis, sebab air yang jatuh mengikuti kontur batu padas yang membentang tinggi. Wilayah di sekitar yang rimbun hijau pun menambah kesegaran berada di sini. 

7. Telaga Menjer 

Destinasi eksotis dan unik lain dirupakan dalam Telaga Menjer. Menjer merupakan telaga vulkanologi di kaki Gunung Pakuwaja. Lokasinya berada di Desa Maron, Garung, Wonosobo. Dikelilingi bukit yang hijau, kawasan ini juga memiliki banyak mata air yang menyegarkan. Mata air ini jadi penyuplai utama Telaga Menjer hingga tidak pernak kering. 

Menikmati suasana alam eksotis, Telaga Menjer juga memiliki fasilitas pendukung lengkap. Bila ingin berkeliling telaga juga disediakan perahu. Tarif sewa perahu hanya Rp15.000 per orang. Bagi penghobi mancing, maka Telaga Menjer ini menjadi destinasi yang tepat. Ada beragam jenis ikan di sini dengan ukuran besar. Banyak pemancing dari luar Wonosobo yang menyalurkan hobinya di sini. 

8. Agrowisata Tambi 

Ingin memanen oksigen sebanyak-banyaknya? Silahkan datang saja ke Agrowisata Tambi. Lokasinya ada di Garung atau rute terbaik menuju Dataran tinggi Dieng. Dengan hamparan perkebunan teh, area ini memiliki udara segar dan sangat menentramkan. Suhu rata-rata di wilayah ini berkisar 15-24 derajat celsius. Destinasi ini pun ideal untuk melepas penat para pemudik. 

Selain hamparan perkebunan, di sini juga terdapat destinasi wisata industri teh. Pemudik bisa datang dan belajar bagaimana proses pembuatan teh yang nikmat. Fasilitas Agrowisata Tambi sangat lengkap. Ada pondok wisata, kebun dan pabriknya, taman bermain, lapangan tenis, kebun, dan parik teh. 

9. Pemandian Air Panas Kalianget 

Bila ingin melepas penat dan lelah, silahkan berendam di air panas alami. Tempatnya di Pemandian Air Panas Kalianget. Lokasinya berada di  Jalan Dieng, Km 3, Kalianget, Wonosobo. Di sini wisatawan akan dibuat rileks dengan berendam di air panas. Dijamin otot-otot yang tegang akan langsung lemas setelah terkena air panas alami ini. 

Selain kolam dengan panorama alam yang eksotis, Pemandian Air Panas Kalianget juga punya fasilitas sangat lengkap. Memanjakan wisatawan,  di sini ada beberapa kolam, lapangan tenis, lapangan bola, taman bermain, juga hutan kota yang sangat hijau. 

10. Desa Sembungan 

Keunikan dimiliki Desa Sembungan. Ini menjadi desa tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.306 mdpl. Lokasinya berada 7 kilometer ke arah selatan dataran tinggi Dieng. Waktu tempuh sekitar 15 menit. Desa ini menjadi penghasil kentang dan wortel. Dan, Desa Sembungan ini memiliki banyak keunikan lain. Diantaranya, nama Sembung berasal dari Jaka Sembung atau Kiai Adam Sari. 

Desa ini memiliki paket wisata yang lengkap. Ada Telaga Cebong, Gunung Pakuwojo, dan Curug Si Karim. Kawasan ini juga memiliki sumur geothermal yang merupakan pembangkit listri tenaga uap. Dan, warga di sini bangga dengan statusnya sebagai desa tertinggi di Jawa Tengah. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here