INDONESIATRAVEL.NEWS–Buat kamu yang berada di Medan dan ingin berwisata anti mainstream, ada masukan menarik nih. Kemasannya dijamin lokal banget. Ada juga spot-spot asik buat hunting foto.

City tour sehari ala anak muda Medan ini, pas buat kamu yang tidak punya waktu banyak untuk liburan. Selama satu hari kamu bakal ngerasain jadi anak muda Medan.

Caranya, mulailah mengunjungi salah satu tempat berburu buku murah di Kota Medan. Namanya Pajak Buku Medan. Tapi jangan salah ya. Pajak ini artinya pasar. Spotnya ada di Lapangan Merdeka Kota Medan.

Soal harga pasti murah. Koleksinya pun termasuk lengkap. Mau buku baru atau bekas ada disini. Pas nih jalan jalan sambil berburu ilmu.

Puas mencari buku kamu tinggal bergeser ke titik nol km Kota Medan. Letaknya tak jauh dari Pajak Buku. Nah ini spot yang pas buat kamu hunting foto. Pasalnya di spot ini ada banyak bangunan tua peninggalan Belanda. Nuansa Eropa tempo dulu begitu kental.

Ada Kantor Pos Medan, Hotel Dharma Deli, Kantor Walikota Lama, Gedung Bang Indonesia, serta Gedung London Sumatera. Semua bangunan tersebut merupakan bangunan peninggalan Belanda. Artistekturnya keren. Megah cuy. Pokoknya hunting foto di kawasan ini bakal seru abis.

Ada satu bangunan lagi yang bisa kamu kunjungi di kawasan tersebut. Sebuah rumah rumah seorang saudagar Tionghoa terkenal. Rumah Tjong Afie atau lebih familiar disebut Tjong Afie Mansion. Artistektur Tionghoa-nya begitu kental. Tempatnya asik. Spot fotonya pun banyak.

Saat ini, rumah tersebut dijadikan museum pribadi oleh keluarga keturunannya. Tiket masuknya hanya Rp 35 ribu. Biaya tersebut sudah termasuk tour guide yang akan menerangkan sejarah Tjong Afie Mansion.

Puas berwisata heritage perut keroncongan. Gak usah takut. Banyak kuliner juara di Medan. Salah satunya adalah Soto Kesawan. Letaknya persis disebrang Tjong Afie Mansion. Soal rasa, enak pooll. Dan yang pasti unik.

Soto Kesawan memakai udang sebagai pengganti daging sapi atau ayam. Buat yang tidak suka seafood bisa juga kok diganti daging sapi atau ayam. Harganya cuma Rp 30 ribu.

Usai makan, saatnya bergeser ke Jembatan Titi Gantung. Jembatan ini sudah ada sejak abad ke-18. Letaknya masih dikawasan nol km Medan.
Dulunya, jembatan yang bergaya klasik Victoria ini merupakan tempat favorit kolonial Belanda untuk menikmati sore di Kota Medan.

Pada malam hari, banyak orang Belanda yang bersantai di jembatan ini sambil menghisap cerutu. View di atas jembatan ini asik. Ada stasiun Medan dengan view hilir mudiknya kereta. Ada jalanan pusat kota Medan. Juga ada view Vihara Setia Budi yang megah buat latar foto kamu.

Bagi anak muda Medan urusan fashion tetap menjadi nomer satu. Buat yang satu ini anak muda Medan punya solusinya. Tidak perlu merogoh kocek dalam buat memperoleh fashion branded.

Di Medan ada Pasar Monza tempat Anak muda Medan hunting fashion bekas murah meriah. Tapi jangan salah, walau pun baju bekas, Pasar Monza terkenal dengan kualitasnya yang juga bagus. Jadi nggak heran, kalau terletak di Monginisidi Plaza ini termasuk pasar yang ramai dikunjungi.

Pasar Monza cukup fenomenal. Sebab, di pasar ini kamu bisa menemukan pakaian seperti jas, batik, dress, dan sebagainya. Celana juga banyak. Begitu juga aneka sepatu lucu hingga sepatu kulit. Ikat pinggang, dasi dan lain-lain.

Puas mengelilingi Pasar Monza. Kita bergerak ke spot selanjutnya. Pasar lagi nih guys. Namanya Pasar Sambu alias Pasar Ular. Bukanya hanya sore hari. Dari pukul 15.00 sampai pukul 16.00. Barang yang dijual pun berbagai macam. Terutama elektronik bekas serta barang antik. Dari mulai hand phone, tv, guci, piringan hitam smapai gramophone ada.

Penting dicatat, hati-hati dalam membeli barang di pasar ini. Teliti sebelum membeli. Jangan tergiur rayuan maut pedagang di Pasar Sambu. Nama lainnya saja sudah Pasar Ular, pedagangnya pandai berkelit bagai ular.

Tak terasa malam menjelang. Lelah letih seharian mengeksplor Medan, saatnya kita bersantai. Berwisata kuliner malam di Jalan Perniagaan. Di kuliner perniagaan, kamu bisa menemukan makan malam mulai dari yang enak sampai yang unik.

Tak heran kalau tempat ini juga menjadi salah satu tempat makan yang wajib dikunjungi bagi penikmat kuliner di Medan dan dari luar Medan.

Ada Sate Padang, Martabak Mesir, Lontong dan Nasi gurih, Roti Tisu, Nasi Goreng Bombay dan masih banyak lagi. Minumannya ada Liang Teh, Bandrek, Teh Tarik pun ada. Harga kulinernya juga merakyat. Pokoknya harga kaki lima dengan rasa bintang lima.

Buat yang ingin lebih santai, kamu bisa menghabiskan malam di cafe seputar kawasan jalan Dr. Mansyur. Kawasan tersebut menjadi spot favorit anak muda Medan. Cafe-cafenya cozy abis, ditemani live musik yang ciamik. Mulai keroncong sampai jazz pun ada. Tinggal pilih sesuai selera.

Soal view pasti keren. Semua cafe disana sangat Instagramable. Dijamin timeline medsos kamu makin berwarna. Buat yang pingin merasakan menjadi anak muda Medan buruan yuk hunting tiket murah.

Soal penginapan, banyak hotel murah di Medan. Harganya mulai Rp 200 ribuan. Fasilitasnya pun mumpuni.

Ternyata bisa ya menikmati Medan secara maksimal dalam satu hari. Lokasinya juga keren-keren kan. Makanya, yuk jalan-jalan ke Medan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here