INDONESIATRAVEL.NEWS, BATAM – Batam benar-benar serius menggarap pasar golf untuk menarik wisatawan. Salah satunya dengan menggelar Batam Golf Adventures 2018. Kegiatan yang digelar 23-24 November 2018 ini ditargetkan bisa menjadi ajang pemecahan Rekor Muri dengan peserta terbanyak.

Event ini digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam berkerja sama dengan Persatuan Golf Indonesia (PWI). Serta didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Untuk mencapai target rekor, enam lapangan lapangan golf di siapkan. Antara lain Tering Bay Golf & Country Club, Southlinks Country Club, Padang Golf Sukajadi, Batam Hills Golf Resort, Indah Puri Resort dan Palm Springs Golf & Country Club.

“Melalui kegiatan ini kunjungan para Wisatawan baik lokal maupun asing untuk datang ke Batam akan semakin meningkat,  khususnya yang ingin mengikuti kegiatan Batam Golf Adventures 2018,” ungkap Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Kamis (22/11).

Batam Golf Adventures 2018 ini akan diikuti 2.271 orang peserta. Para pe-golf itu dari dalam dan luar negeri baik pemula maupun professional.

Dari Indonesia, ada peg-golf dari Batam, Tanjung pinang, Jakarta Pos, Bandung, Yogyakarta, Medan, Bogor, Pekanbaru, Padang, Bali, Palembang, Aceh dan Kalimantan. Sementara dari luar negeri, ada dari Singapura, Malaysia, Jepang, Korea, Inggris, India, Denmark, Amerika, Australia dan Belanda.

“Tentunya ini akan memecahkan rekor MURI untuk peserta kegiatan golf terbanyak di Indonesin dan juga Asia dengan jumlah peserta lebih dari 2000 orang peserta golf. Ini akan menjadi sebuah sejarah bagi para pencinta olah raga golf di seluruh Indonesia dan juga Asia,” jelas Lukita.

Lukita menambahkan, kegiatan ini akan menjadi nilai tambah bagi Batam untuk lebih dikenal sebagai tempat tujuan Wisata dan bukan hanya sebagai tempat Industri dan investasi.

“Oleh kerena itu saya memohon doa dan restu serta dukungan penuh dari seluruh masyarakat Batam agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Lukita.

Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani sangat mengapresiasi event ini. Apalagi pihak pelaku usaha di Batam dalam mengembangkan wisata golf.

“Golf saat ini sudah bukan lagi sekadar olahraga, melainkan telah menjelma sebagai aktivitas wisata yang sangat potensial. Hampir tiap bulan selalu saja ada turnamen digelar di Batam. Pesertanya pun selalu antusias dan selalu diikuti oleh peserta dari Malaysia dan Singapura,” ujar Giri Adnyani didampingi Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Iyung Masruroh.

Bagi golfer Singapura dan Malaysia Batam itu adalah surga. Apalagi biaya bermain golf di Batam jauh lebih murah dari Malaysia atau Singapura.

“Acara golf di Batam itu punya potensi mendatangkan banyak wisman (wisatawan mancanegara). Kita harus menjadikan Batam sebagai surganya golf,” ujar Giri.

Iyung menambahkan, golf akan dapat memberi kesan yang mendalam. Sebab, seusai golf mereka bisa menikmati sajian lainnya yang ada di Batam.

“Batam memang sangat menjanjikan. Daerah itu hanya terpaut 30 menit dari Singapura dan 1 jam dari Malaysia. Pastinya terus kita dorong menjadi lokomotif besar untuk menggerakkan pariwisata di wilayah perbatasan. Salah satunya melalui turnamen golf ini,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, Batam yang berada di Provinsi Kepri adalah lokasi yang paling dekat dengan Malaysia dan Singapura. Makanya event-event yang bisa menjaring wisatawan Malaysia dan Singapura harus sering digelar.

“Berbagai event internasional dengan pasar orang yang ada di Malaysia dan Singapura itu harus dilakukan di Batam. Turnamen ini sebagai salah satu upaya memperkenalkan wisata golf Indonesia ke dunia,” ujar Menpar Arief Yahya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here