INDONESIATRAVEL.NEWS– Sejumlah Putri Indonesia mengkampanyekan Hari Bumi 2018, di Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (21/4). Mereka menyuarakan pentingnya pelestarian terumbu karang kepada masyarakat.

Kepulauan Seribu memang dipilih menjadi lokasi peringatan Hari Bumi 2018, 21-22 April. Lokasinya ada di Wisma Dermaga Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Jakarta.

Potensi bahari Kepulauan Seribu tidak bisa diabaikan. Tempat ini dikenal sebagai situs besar bahari. Tak heran jika Kepulauan Seribu menjadi salah satu spot tujuan diving terkenal di Indonesia.

“Kami mengapresiasi berbagai elemen yang terus menyuarakan pelestarian lingkungan, khususnya di Kepulauan Seribu. Potensi alam di Kepulauan Seribu harus terus dirawat. Apalagi, Kepulauan Seribu menjadi destinasi pariwisata yang ikut menggerakan perekonomian masyarakat,” ungkap Kepala Suku Bagian Kelautan dan Kehutanan Ekbang Kepulauan Seribu, Amrullah.

Agenda peringatan Hari Bumi 2018, mendapat perhatian besar dari publik. Dukungan pun mengalir dari Kementerian Pariwisata, Komunitas Jaringan Monitoring Kepulauan Seribu, juga Pemkab Kepulauan Seribu. Ada juga support dari Suku Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu, Yayasan Puteri Indonesia, Sahabat Edelweiss, Wisma Dermaga, dan Rumah Hijau.

Tema yang diangkat dalam peringatan Hari Bumi 2018 adalah ‘Menumbuhkan Kepedulian terhadap Bumi dengan Melestarikan Ekosistem Terumbu Karang sebagai Kehidupan Masa Depan’. Agar gaung kegiatan semakin besar, sejumlah Putri Indonesia pun dilibatkan.

Amrullah mengatakan, Putri-Putri Indonesia ini diharapkan memberikan inspirasi bagi masyarakat.

“Kami menghadirkan Putri Indonesia. Sebab, Putri-Putri Indonesia akan ikut mempromosikan potensi pariwisata Kepulauan Seribu yang luar biasa ini. Dengan putri-putri itu ada di sini, diharapkan mampu memberi inspirasi bagi masyarakat untuk aktif melestarikan lingkungannya,” katanya lagi.

Sedikitnya ada 3 Putri Indonesia yang dilibatkan dalam peringatan Hari Bumi ini. Ada Kevin Liliana yang menjadi Miss International 2017 sekaligus Duta Pariwisata Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta. Hadir juga Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2018 Vinia Herlambang. Support juga diberikan Puteri Indonesia Pariwisata 2018 Wilda Octaviana Situngkir.

“Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata yang penting. Pengaruhnya terhadap perekonomian warga juga besar. Sudah seharusnya lingkungan di sini dilestarikan dan selalu bersih. Kehadiran ketiga Putri Indonesia ini sangat strategis, terutama lebih menggaungkan pariwisata di sini,” kata Kabid Pemasaran Wilayah DKI Jakarta dan Banten Kementerian Pariwisata Komang Ayu.

Digelar selama dua hari, rangkaian peringatan Hari Bumi 2018 sangat padat. Bersama dengan Putri Indonesia, rangkaian ritual Hari Bumi dimulai dengan mengunjungi Rumah Hijau. Yaitu komunitas yang memiliki unit usaha daur ulang limbah plastik. Limbah ini disulap jadi aneka kerajinan tangan juga komposting sampah plastik.

“Apa yang dilakukan Rumah Hijau ini luar biasa. Mereka mengolah limbah plastik yang sukar diurai hingga kembali memiliki nilai ekonomis. Kegiatan semacam ini bagus. Beban terhadap lingkungan sedikit banyak dikurangi. Lalu, antara ekonomi dan lingkungan bisa diseimbangkan,” ujarnya lagi.

Usai mengunjungi Rumah Hijau, aksi peduli lingkungan langsung dipraktikan kepada masyarakat. Ketiga Putri Indonesia ini menanam terumbu karang. Lokasinya ada di sekitar perairan Pulau Pramuka pada kedalaman 5 meter. Ketiga Putri Pariwisata tersebut didampingi oleh instruktur selam professional dari PADI dan difasilitasi oleh Family Divers Jakarta (FDJ).

“Melihat Putri-Putri Indonesia ini terjun langsung tentu sangat menggembirakan. Tanpa canggung, mereka menyelam dan melakukan penanaman terumbu karang. Mereka memberikan teladan yang baik kepada masyarakat,” kata Komang Ayu lagi.

Selain berinteraksi langsung di lapangan, forum diskusi juga digelar. Dalam sesi diskusi ini muncul pula komitmen untuk menjadikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata berwawasan konservasi dan berkelanjutan. Komitmen ini mendapat support penuh dari Yayasan Putri Indonesia melalui promosi wisata bahari.

“Hari Bumi tahun ini sangat bermakna. Komitmen untuk melestarikan potensi alam Kepulauan Seribu sudah didapat. Agenda ini juga didukung penuh oleh Yayasan Putri Indonesia melalui promosi wisata bahari. Promosi yang dilakukan oleh Yayasan Putri Indonesia akan semakin mengangkat Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata terbaik,” ujarnya.

Rangkaian agenda kegiatan pun berlanjut, Minggu (22/4). Bersama stakeholder terkait, para Putri Indonesia ini berkunjung ke Taman Nasional Kepulauan Seribu. Mereka juga menanam bibit mangrove. Menutup rangkaian ritual dari Hari Bumi 2018, grebeg sampah di Pulau Panggang pun dilakukan. Tujuannya menjadikan kawasan ini bebas sampah dan bersih.

Sementara, PIC Kepulauan Seribu, Dodi Riadi, menilai kegiatan ini sangat bagus untuk mempromosikan Kepulauan Seribu ke masyarakat luas. Terlebih, kegiatan ini juga dihadiri Kevin Liliana, Miss International 2017 sekaligus Duta Pariwisata Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta.

“Kita sangat menyambut baik kegiatan ini. Apalagi hadir Putri-Putri Indonesia. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa membantu mempromosikan Kepulauan Seribu. Terlebih, hadir Kevin Liliana, Duta Pariwisata Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta yang juga Miss Internasional 2017. Saya yakin kegiatan ini sangat positif,” tutur Dodi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kegiatan tersebut. Apalagi dipusatkan di Kepulauan Seribu.

“Hari Bumi 2018 ini momentum menguatkan komitmen konservasi dan menjaga kebersihan lingkungan. Agenda ini bagus untuk Kepulauan Seribu. Alam di sana akan lestari, lalu semakin bersih dari sampah. Dengan kondisi seperti ini, Kepulauan Seribu menjadi destinasi pariwiata yang sangat layak dikunjungi. Atraksi, akssibilitas, dan amenitas di sana luar biasa,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here