INDONESIATRAVEL.NEWS– Pemulihan pariwisata Serang, Banten, terus dilakukan. Rasa optimis terus dikembangkan seluruh stakeholder pariwisata. Salah satunya lewat proses trauma healing untuk karyawan hotel di Marbella Hotel, Serang, Banten, Kamis (3/1/2018).

Trauma healing adalah inisiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten. Program ini bekerjasama dengan stakeholder pariwisata lainnya.

“Kita bersama wakil bupati dan PHRI Kabupaten Serang lakukan PHRI trauma healing untuk karyawan hotel di Hotel Marbella,” kata Ketua Harian PHRI Provinsi Banten, Ashok Kumar.

Ashok menjelaskan, program ini sangatlah penting untuk membangkitkan semangat para karyawan hotel pasca tsunami Selat Sunda. Sehingga mereka mampu kembali menyambut wisatawan. Sekaligus mempu memberikan pelayanan yang prima.

“Ini sangat penting agar para karyawan ini dapat bersiap kembali menyambut wisatawan. Trauma healing sangat diperlukan untuk membangkitkan semangat para karyawan,” ujar Ashok.

Ratusan karyawan tampak hadir mengikuti sesi trauma healing tersebut. Semua begitu antusias mengikuti berbagai program yang telah disiapkan. Nuansa optimis pun terpancar menyambut masa depan pariwisata Serang, Banten.

Diakhir sesi, ratusan karyawan hotel bersama PHRI Kabupaten Serang dan unsur terkait lainnya menyerukan PHRI Provinsi Banten dan PHRI Kabupaten Serang siap kembali menerima wisatawan

“Materinya sendiri lebih mengajak untuk tidak terlalu memikirkan masa lalu. Kita ajak move on melepaskan masa lalu. Kini saatnya menatap masa depan. Kami telah siap kembali menerima wisatawan dengan pelayanan yang prima,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang terus memantau recovery sektor pariwisata pasca tsunami Selat Sunda pun sumringah. Program ini sejalan dengan program Kementerian Pariwisata untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata terdampak tsunami. Sekaligus momentum untuk menyatakan kebangkitan pariwisata Serang.

Menpar Arief Yahya juga sudah menginstruksikan pemulihan sektor parisiwata di pesisir Selat Sunda. Tanjung Lesung ditargetkan kembali bergairan paling lambat tiga bulan setelah selesai masa pemulihan.

“Kita sudah ada pengalaman saat menangani wilayah terdampak bencana alam seperti di Bali, NTB, dan Palu Donggala. Trauma healing merupakan strategi pertama dari tiga strategi yang kita terapkan. Selanjutnya pemulihan destinasi dan yang terakhir adalah pemasaran,” ungkap Menpar Arief Yahya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here