INDONESIATRAVEL.NEWS, WINI, NTT – Kementerian Pariwisata lagi-lagi menggelar event paten untuk menjaring wisatawan di area crossborder. Kali ini lewat event Motor Cross Lintas Batas (MCLB) di Kota Wini, Nusa Tenggara Timur (NTT), 20-22 April 2018.

Dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Timor Tengah Utara. MCLB menjadi event berkelas. Tracknya menantang. Adrenalin peserta pun terpacu berlomba menaklukan track. Sirkuit Tanjung Bastian Wini pun jadi saksi ganasnya para crosser menyalurkan adrenalinnya.

“Event ini digelar untuk menyalurkan hobby para pencinta otomotif khususnya para para crosser. Selain itu juga bertujuan mempromosikan Wini dan sekitarnya sebagai destinasi wisata perbatasan dengan menyasar penikmat motor cross negara tetangga Timor Leste. Khususnya pelintas batas dari Distrik Oekusi melalui PLBN Wini,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pemasaran Area II Regional III Ricky Fauzi.

Event MCLB ini memang luar biasa. Bukan hanya tracknya yang menantang, berbagai hiburan juga disiapkan. Ada modern dance dan free style motor. Tidak ketinggalan Live Music oleh penyanyi lokal maupun dari Distrik Oekusi – Timor Leste. Event ini juga diselenggarakan dalam berbagai kelas yang berbeda. Yaitu kelas 125cc, 155cc dan 250cc dan dibagi menjadi 11 kategori.

“Target kita event ini akan menjaring 600 orang wisatawan Timor Leste. Saat ini belum kita hitung jumlah pastinya. Tapi kami optimis sampai besok penutupan target ini akan terlampaui,” ucap Pitana.

Asisten Deputi Pemasaran Area II Regional III Ricky Fauzi ikut angkat bicara. Menurutnya ini merupakan bentuk konsistensi Kemenpar dalam mendongkrak kunjungan wisatawan asal Timor Leste.

“Motor Cross Lintas Batas di Wini menargetkan audiens muda, enerjik. Dan ini sangat pas dengan segment pasar Timor Leste. Untuk itu kami akan terus menggelar event-event di crossborder area,” ujar Ricky.

Bagi Menpar Arief Yahya, menggenjot pertumbuhan wisman diluar Bali adakah harga yang tidak bisa ditawar.  Apalagi target kunjungan wisman tahun 2018 sebesar 17 juta.

“Setiap momentum harus kita pergunakan dengan maksimal, sehingga target 17 juta wisman di tahun 2018 bisa terwujud. Pasar-pasar potensial harus terus digali,” kata Menpar Arief Yahya.

Selain itu Wini mempunyai keunggulan berbatasan langsung dengan Timor Leste. Secara historical serta budaya juga mempunyai persamaan dengam Timor Leste.

“Timor Leste itu ya jaraknya sangat dekat. Lebih mudah diakses serta jarak yang tidak jauh menjadi keunggulan tersendiri. Ditambah lagi dukungan dari seluruh stakeholder pariwisata di NTT. Saya yakin kedepan hasilnya akan luar biasa,” Kata Menpar Arief Yahya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here