INDONESIATRAVEL.NEWS– Demam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) semakin meluas. Dari mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Semua berlomba membentuk serdadu digital yang terkenal militan mempromosikan pariwisata ini. Tak terkecuali Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar).

Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disdikporapar), Kabupaten ini telah mengukuhkan 16 orang pengurus GenPI Kabupaten Mempawah, Selasa (31/7) lalu.

Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Mempawah, Nanik Sawitri, berharap GenPI mampu untuk mengangkat pariwisata Kabupaten Mempawah.

“Tujuan pembentukan GenPI ini untuk mendukung program pemasaran pariwisata Mempawah. Sehingga, terjadi percepatan, peningkatan, dan perluasan capaian promosi pariwisata di mempawah,” terang Nanik.

Menurutnya, hal ini sangatlah penting. Pasalnya GenPI merupakan generasi milenial yang mempunyai kemampuan lebih dalam dunia internet. Terlebih lagi saat ini peran digital menjadi sangat central dalam promosi kepariwisataan.

“Mereka adalah generasi berbasis komunitas yang memililiki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan pariwisata Mempawah. Baik melalui blog, media sosial (medsos), dan lainnya kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Kesempatan itu pun digunakan sebaik mungkin untuk merekrut anggota GenPI lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengundang sekitar 80 siswa dan siswi dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Mempawah. Selain itu mereka pun diberikan pembinaan dalam bentuk sosialisasi pada volunteer yang ada.

“Para sisiwa ini kita ajak untuk bergabung menjadi volunteer GenPI dan bersama sama membangun pariwisata Kabupaten Mempawah. Karena kami yakin peran serta seluruh elemen masyarakat akan mempercepat pembangunan kepariwisataan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua GenPI Mempawah terpilih, Syafriansyah mengatakan, GenPI akan fokus mempromosikan pariwisata Mempawah. GenPI akan militan melakukan penetrasi melalui di media sosial yang mana di harap dapat mengangkat nama wisata di Kabupaten Mempawah.

Pria yang akrab disapa Nanang itu juga berharap agar netizen yang aktif dimedia sosial dan hobi traveling dapat membantu mempromosikan dan memperkenalkan destinasi yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Kami harap sinergi akan terjalin untuk mempromosikan pariwisata Mempawah. Sehingga nantinya terjadi peningkatan perekonomian dari pariwisata,” ujar Nanang yang juga relawan di Mempawah mangrove conservation itu.

Berbicara mengenai potensi pariwisata, Mempawah memiliki potensi pariwisata yang cukup mumpuni. Dari wisata religi, budaya, kuliner, alam dan wisata bahari serta ekowisata, ada disana.

Kabupaten ini memiliki beragam pulau kecil yang bisa dimanfaatkan untuk destinasi pariwisata. Seperti Pulau Temajo yang sudah siap dengan home stay atau penginapannya.

Selain itu ada juga Pulau Pedamaran. Di sana pulaunya memiliki alam bawah laut yang sangat bagus untuk jadi potensi diving. Atau Pulau Setinjan yang elok bawah lautnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga memuji keindahan alam Mempawah. Menurutnya, Mempawah bisa bersaing dengan daerah lain.

“Wisata bahari Mempawah sangat potensial karena memiliki terumbu karang yang sangat eksotik. Belum lagi potensi wisata lainnya. Ini yang belum banyak dieksplor wisatawan karena minimnya promosi. Dengan dibentuknya GenPI Mempawah saya yakin potensi ini akan terekspose keluar,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menpar pun kembali mengingatkan, GenPI merupakan bagian dari implementasi program yang telah ditetapkan Kemenpar RI untuk 2018. Oleh sebab itu seluruh pihak juga harus memberikan dukungan penuh. Sehingga nantinya terjalin kerjasama yang baik.

“Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai
pihak terkait pariwisata, termasuk komunitas. Apalagi ini merupakan salah satu program utama Kemenpar. Harus didukung. Dan jangan lupa untuk menjalin kerjasama yang baik juga dengan GenPI lainnya. Baik itu tingkat provinsi maupun nasional,” kata Mantan Dirut PT Telkom tersebut.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here