INDONESIATRAVEL.NEWS, LINGGA – Kabupaten Lingga pintar membaca peluang. Datangnya media mancanegara yang meliput Neptune Ragatta Sail To Lingga dimanfaatkan dengan maksimal. Famtrip pun dihadirkan untuk menunjukkan berbagai potensi pariwisata Lingga, 7-9 Februari 2019.

”Keren. Suasanya menyenangkan. Masyarakatnya sangat ramah. Serasa di kampung sendiri. Kulinernya enak,” kata salah satu peserta Khairul Azfar seorang jurnalis dan blogger asal Malaysia dengan sumringah.

Bagaimana tidak sumringah. Di hari pertama peserta di ajak berpetualang di Kampung Pulau Belobang. Mereka diajak merasakan kehangatan masyarakat pulau tersebut. Bahkan menginapnya pun di rumah warga sekitar. Sehingga begitu terasa kekeluargaanya. Kuliner yang disajikan juga hasil tangkapan nelayan setempat.

Kesokan harinya mereka diajak berkunjung ke Air Terjun Resun. Hingga Kawasan Pancur Pulau Lingga. Lagi-lagi mereka terpukau dengan destinasi-destinasi yang disinggahi. Terlebih di Kawasan Pancur. Suasana khas pecinan dengan berbagai hiasan Imlek, membuat suasana malam di Pancur sangat luar biasa.

“Saya pasti kembali ke tempat ini. Spot fotonya banyak yang bisa dieksplore. Semua asik untuk menjadi latar foto dan video,” kata Foo Chuan Wei, fotografer dari Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lingga Raja Fahrurrazi mengatakan, wisatawan Malaysia dan Singapura memang senang sekali berwisata budaya dan wisata alam. Hal ini tentunya sangat menguntungkan. Karena, akar budaya Melayu berasal dari Lingga. Selain itu, Lingga menawarkan petualangan alam yang tak ada habisnya. Tentunya hal tersebut sangat menguntungkan Lingga.

“Inilah yang ingin angkat keluar. Kami memiliki berbagai potensi yang melimpah. Terlebih budaya dengan adanya Kerajaan Lingga Riau yang merupakan salah satu asal budaya melayu. Makanya kita juga ajak mereka ke Museum Lingga yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah Lingga,” Fahrurrazi.

Bagi Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa, famtrip semacam ini harus sering digelar. Karena, efektif mempromosikan pariwisata Lingga. Apalagi yang diajak merupakan media dan blogger dari Malaysia dan Singapura yang merupakan pangsa pasar potensial.

“Lingga punya keuntungan karena berdekatan dengan Malaysia dan Singapura. Destinasinya banyak. Budayanya apalagi. Boleh dibilang Lingga merupakan tanah leluhur bangsa Melayu,” ujar Rizki yang dimaini Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Dessy Ruhati.

Respon Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun positif. Famtrip ini akan berdampak signifikan bagi promosi pariwisata Lingga. Potensi melimpah yang dimiliki Lingga harus terus di promosikan dengan masif sehingga makin dikenal lagi.

“Saya yakin positif pasti. Para media serta blogger ini mempunyai fans yang besar. Tentunya dengan mereka merasakan langsung mereka akan menulis dahsyatnya keindahan yang dimiliki Lingga sehingga para pembacanya akan tertarik berwisata ke Lingga,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here