INDONESIATRAVEL.NEWS– Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh siap meluncurkan destinasi digital Pasar Lambung, Minggu (13/5). Destinasi digital ini ada di Desa Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Pasar ini akan dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB.

GenPI Aceh telah melakukan berbagai persiapan di lokasi pasar. Mulai dari pengadaan stan hingga acara yang akan dipertunjukkan. Diagendakan akan ada 10 stan yang disediakan dalam launching perdana ini dengan berbagai macam kuliner dan barang-barang handycraft yang siap dijajakan.

“Untuk tahap awal kita mulai dengan 10 stan yang nantinya diisi oleh kuliner serta barang-barang kreasi masyarakat sekitar. Kita menargetkan pasar ini bisa menjadi destinasi digital yang instagramable dan juga destinasi unik baru yang dicari oleh masyarakat,” ujar Reyhan Gufriyansyah, Ketua Umum GenPI Aceh, Sabtu (12/5).

Kreativitas anak-anak muda GenPI Aceh semakin tersalurkan. Idealisme mereka tertuangkan Dalam peluncuran Pasar Lambung kali ini. Sebab nantinya akan ada senam pagi bersama telah menjadi agenda rutin yang wajib dilakukan. Mengingat lokasi tersebut merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bisa dengan mudah dijadikan tempat untuk berekreasi sambil berolahraga.

“Pada launching kali ini, selain menyajikan kuliner dan barang-barang handcraft, akan ada senam pagi bersama yang dikomandoi oleh instruktur senam yang profesional,” ungkap Juragan Pasar, Aulia Munizar.

GenPI Aceh juga mengharapkan pasar ini bisa menjadi destinasi digital yang memberikan manfaat. Tidak hanya dari segi kreativitas, tetapi juga dari segi ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat sekitar.

Untuk itu, pihaknya mengajak serta komunitas di Banda Aceh agar ikut serta meramaikan. “Kami targetkan akan ada 1.000 lebih pengunjung dari warga kota Banda Aceh akan menghadiri pasar anak muda jaman now ini,” pungkasnya.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi Don Kardono, menambahkan, ada banyak kreasi pasar yang sedang dipersiapkan. Semua berbasis pada atraksi pariwisata, untuk memperkuat daya tarik dan daya saing destinasi didaerah setempat.

“Kami selalu menggabungkan alam, budaya, dan dikombinasi dengan manmade. Tiga kombinasikan dalam pariwisata itu akan saling menguatkan,” ujar Don Kardono.

Don Kardono pun kembali mengingatkan untuk terus berkreasi sehingga potensi pariwisata daerah dapat terus terdongkrak.

“Selalu ingat 2C, sebagai komunitas harus memiliki Creative Values dan Commercial Values. Belajar berkolaborasi, belajar services, belajar berbisnis melalui Digital Destination. Sehingga nantinya kreativitas ini dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi semangat anak-anak muda GenPI Aceh dalam berkreasi. Menciptakan pasar-pasar dengan berbagai karakter, sesuai daerahnya.

“Seperti yang di Radja Pendapa Camp yang menggabungkan antara adventure, nature, culture dan ada banyak sentuhan buatan atau manmade. Itu sangat kreatif. Selamat rekan-rekan GenPI Aceh, Salam GenPI, Gasss! ” kata Arief Yahya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here