INDONESIATRAVEL.NEWS – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali membuka pendaftaran Wonderful Startup Academy. Sebuah program inkubasi Pengembangan startup dan program percepatan bagi para startup. Namun, fokus di bidang kepariwisataan.

Ketua Tim Percepatan 10 Bali Baru Kemenpar Hiramsyah S. Thalib mengatakan, Wonderful Startup Academy saat ini memasuki batch ke-2. Salah satu tujuan program ini menciptakan ekosistem agar Indonesia menjadi destinasi wisata utama mancanegara.

“Program ini terdiri dari edukasi, knowledge sharing, mentoring hingga validasi terhadap market maupun bisnis. Juga menjadi akses kepada pemangku kebijakan, sesama pelaku bisnis pariwisata maupun konsumen langsung,” jelas Hiramsyah di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (20/12).

Pendaftaran Wonderful Startup Academy batch 2 dimulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 11 Januari 2019. Ada Tiga rangkaian kegiatan nantinya. Untuk mengikutinya, bisa menginjungi website www.wonderfulstartupacademy.id.

Pertama, pendampingan satu bulan di co-working (creative camp) dalam bentuk edukasi secara umum tentang startup, pengetahuan kepariwisataan.

“Fase ini akan ada Hackathon untuk programer/marketer/manager dan arahan Dewan Penasehat,” terang Hiramsyah.

Kedua, inkubasi selama satu bulan (creative center) dalam bentuk validasi pelanggan, produk dan nilai bisnis. Dalam kegiatan ini dicek validasi yang berfokus pada topik training.

“Dan yang ketiga, akselerasi selama satu bulan (creative capital) validasi nilai dalam bentuk komersialisasi menggunakan metode 1 on 1 mentoring, demo day dan graduation,” tambahnya.

Hiramsyah pun mengungkapkan, keuntungan yang akan didapatkan peserta dalam program ini. Yakni pembinaan dari para mentor yang berasal dari kalangan pelaku bisnis, pemerintahan dan akademisi.

“Mereka dipastikan sangat mengerti dunia startup dan industri kecil menengah yang berfokus pada sektor pariwisata,” kata Hiram.

Keuntungan lainnya, peserta juga mendapatkan berbagai macam knowledge dari sesi yang diisi para CEO perusahaan ternama di Indonesia. Jaringan dan akses market dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah juga didapat.

“Market access pada sektor pariwisata yang difasilitasi oleh Kemenpar, Menkop UKM dan ICSB Indonesia. Juga berkesempatan mengikuti kunjungan ke kawasan industri UKM dan obyek wisata di Indonesia. Yang keren, bisa bertemu dengan para investor,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, UKM pariwisata memang tidak secara langsung mendatangkan banyak wisman ke Tanah Air. Namun tentunya ikut berperan dalam berbagai hal, seperti mengembangkan sektor bisnis kepariwisataan Indonesia.

“Intinya begini, kita punya banyak koperasi dan UKM total lebih dari 50 juta. Untuk mengelola yang banyak ini tidak mungkin dengan cara biasa. Poin utamanya koperasi ini ingin kita kelola secara korporasi seperti perusahaan besar,” ujar Menpar Arief Yahya.

Wonderful Startup Academy ini dibentuk atas kerjasama Kementerian Pariwisata, Kementerian Koperasi dan UKM, dan International Council for Small Business (ICSB). Selain itu, juga didukung Indigo Creative Nation, Google, Telkom, BNI dan BRI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here