INDONESIATRAVEL.NEWS- Menteri Pariwisata Arief Yahya, terbang ke Beijing, Tiongkok, Kamis-Jumat (13-14/12). Beliau menghadiri Indonesia Day 2018, di Four Seasons Hotel. Kegiatan yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, adalah promosi bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.

Indonesia Day 2018 mengambil tema “Wonderful Indonesia : Journey to Hidden Paradise”. Yang akan diangkat adalah seni dan kebudayaan Indonesia wilayah bagian Timur antara lain. Seperti Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

“Kita memiliki alasan mengapa mengikuti kegiatan ini. Jumlah wisatawan outbond asal Tiongkok sebesar 150 juta. Itu menjadi perhatian besar bagi Kementerian Pariwisata untuk menarik datang ke Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya, Kamis (13/12).

Secara size, tahun lalu Wisman asal RRT ke Indonesia menempati posisi 1 dengan jumlah total 2 juta wisman, dan hal ini menunjukkan growth 40% dari tahun 2016.

Sebelum menghadiri Indonesia Day, Menpar terlebih dahulu menghadiri Networking Meeting pada 13 Desember di Kantor KBRI Beijing. Pertemuan ini akan dihadiri 30 Industri Pariwisata (TA/TO, Airlines, Air Charterer) di Beijing.

“Networking Meeting bertujuan untuk meyakinkan agen di Tiongkok bahwa Indonesia tetap normal, terutama Bali. Walaupun terjadi penertiban beberapa toko giftshop ilegal,” ujar Menpar Arief Yahya.

Sedangkan Jumat (14/12), Menpar menghadiri forum bisnis “Indonesia Updates” di Four Seasons Hotel. Di kesempatan ini Menpar akan memberikan Keynote Speech dengan tema investment.

“Kita ingin menyampaikan informasi kemajuan dan perkembangan perekonomian Indonesia. Khususnya sektor Trade, Tourism, and Investment (TTI) Indonesia kepada publik di Tiongkok,” jelas Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya akan serius mengundang investor yang tertarik untuk menanamkan modal di bidang pariwisata ke Indonesia.

“Jadi, kedua negara memang sudah memiliki historis panjang, ratusan bahkan jutaan tahun yang silam. Karena itu, banyak artefak dan peninggalan sejarah terkait hubungan dagang Indonesia-Tiongkok. Karena itu silakan berinvestasi bidang pariwisata di Indonesia,” jelasnya.

Malam harinya, di lokasi yang sama, Menpar menjadi Guest of Honor. Di kesempatan ini Menpar akan menyampaikan pidato pada acara Gala Dinner Indonesia Day dengan tema promosi pariwisata.

“Diharapkan ada penambahan daya jangkau dan daya penetrasi pada pasar Tiongkok. Baik untuk kepentingan perdagangan ekspor, menarik wisman dan menarik penanaman modal asing di Indonesia,” paparnya.

Dalam Indonesia Day, KBRI Beijing juga mengundang para pejabat, pengusaha, investor, tour operator, travel agent, media dan akademisi dan perwakilan asing. Baik dari negara sahabat maupun organisasi internasional di wilayah setempat.

Indonesia Day akan menampilkan aneka kebudayaan Indonesia. Seperti Tari Rangkuk Alu Flores, Tari tradisional Papua, Papua Origin, Tari Nusantara Permit Beijing, Tari tradisional Maluku, dan penampilan musik sasando Yandres Leka. Selain itu, Menpar Arief Yahya juga diagendakan menyaksikan penandatangan kontrak kerjasama antara Garuda Indonesia dan Travel Sky.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here