INDONESIATRAVEL.NEWS, KEPRI – Kepulauan Riau memiliki agenda lengkap untuk menjaring wisatawan di tahun 2019. Selain nature dan culture, Kepri juga memiliki beragam sport tourism. Salah satunya golf. Tahun ini, ada 180 event yang akan digelar Kepri. Semua tersebar di 7 kabupaten/ kota, yakni Batam, Bintan, Tanjung Pinang, Anambas, Natuna dan Lingga.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Boeralimar mengatakan, daerahnya memiliki beragam keunggulan untuk menyelenggarakan sport tourism. Selain golf, ada Yacht Rally Nongsa Reggata, dan Festival Bahari Kepri.

“Terkait golf, Kepri memiliki 10 lapangan golf berkelas internasional di Batam dan Bintan. Batam memiliki lapangan golf Tamarin Santana Golf Club yang desain lapangannya dikawal langsung oleh Jack Niclauss, perancang 32 ribu lapangan golf di seluruh dunia,” ungkapnya, Rabu (23/1).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa menyatakan, Kepri mendapatkan target kunjungan wisman sebanyak 4 juta sepanjang tahun 2019. Karena itu, butuh kerjasama stakeholder pariwisata dalam menyelenggarakan event-event yang sudah diagendakan. Salah satunya event golf tersebut.

“Dengan kemasan dan penyelenggaraan yang baik, kita berharap wisman dari negara Singapura yang hobby bermain golf, datang ke Batam maupun Bintan untuk menyalurkan kegemarannya tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menambahkan, secara keseluruhan Kepri memiliki 6 event unggulan yang masuk dalam Kalender Event Kemenpar 2019. Yaitu Festival Pulau Penyengat, Tour De Bintan, Batam International Culture Carnival, Iron Man 70.3 Bintan, Fetival Bahari Kepri, dan Bintan Triathlon.

“Tahun ini, event pariwisata di Kepulauan Riau diprediksi semakin ramai dan berwarna. Semua kabupaten/ kota bakal berlomba-lomba mempersiapkan atraksi menarik untuk menarik wisatawan. Dari 180 event yang akan digelar, golf memang menominasi kalender event pariwisata Kepri,” bebernya.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, pihaknya masih akan meningkatkan potensi pariwisata perbatasan (crossborder tourism). Salah satu daerah prioritas adalah Kepulauan Riau. Menurutnya, ini sebagai upaya mencapai target kunjungan 20 juta wisman dan 275 juta wisnus di tahun 2019.

“Dengan berbagai event yang akan digelar, Kepulauan Riau dipastikan mampu menjaring wisatawan perbatasan, terutama dari Singapura dan Malaysia. Karena itu, sederet festival yang akan digelar harus dimaksimalkan dan digarap lebih serius,” tegasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here