NATUNA – Status kawasan Geopark Nasional yang disandang Natuna, memicu sektor pariwisata di daerah ini bergeliat. Setelah sukses menyambut para yatcher yang menjadi peserta Sail to Natuna, event lain pun siap digas. Yaitu Festival Pulau Senua yang akan digelar pada 14 Juni 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan, Sail to Natuna sendiri sukses menyedot 27 peserta dari berbagai negara. Antara lain dari Selandia Baru, Australia, Prancis, Swiss, Amerika, Inggris, Malaysia, dan Singapura. Banyaknya peserta asing yang berpartisipasi, menjadi bukti suksesnya event tersebut.

Sementara terkait Festival Pulau Senua, adalah kegiatan yang masuk dalam kalender event pariwisata Provinsi Kepri. Acara ini digagas dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Natuna, baik wisatawan mancanegara maupun nusantara.

“Acara ini memang hanya digelar sehari. Namun, kami berharap antusias warga tidak akan berkurang. Jika kita berkaca pada Festival Pulau Senua tahun lalu, event tersebut juga berlangsung meriah dan sukses. Ditandai dengan ramainya pengunjung memenuhi Pulau Senua,” ujarnya, Rabu (12/6).

Boeralimar menambahkan, event yang dipusatkan di pulau terluar tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan lomba. Seperti lomba volly, renang, tanding kolek, dan lain-lain. Peserta dibuka untuk umum.

“Dengan adanya event tahunan seperti ini, mudah-mudahan Kepulauan Riau atau khususnya Natuna bisa lebih dikenal dunia luar. Di samping itu, masyarakat juga mendapat hiburan dan lebih mencintai potensi-potensi wisata yang dimiliki. Sehingga, alam dan keindahan Natuna tetap asri dan terjaga kelestariannya,” kata Boeralimar, diamini Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Hardiansyah.

Sekretaris Tim Percepatan Bahari Kemenpar, Ratna Suranti menyatakan, sebagai salah satu kontributor terbesar dalam jumlah kunjungan turis asing, Kepri memiliki keanekaragaman alam dan budaya yang luar biasa. Tahun lalu, Kepri menyumbang 20% dari keseluruhan kunjungan wisman.

“Tahun ini, Kepri juga diharapkan dapat mendatangkan 20% dari target 20 juta wisman ke Indonesia. Dengan kata lain, kita berharap ada sekitar 4 juta wisman yang masuk ke Tanah Air melalui Kepri,” jelasnya.

Melalui event-event yang digelar Natuna, secara tidak langsung akan menyebar lebih banyak paparan keindahan alam, seni dan budaya masyarakat Indonesia. Goalnya, dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi Indonesia.

“Saya berharap Anda akan menikmati sajian yang dipersembahkan Natuna. Jangan ragu untuk datang lagi tahun depan. Perpanjang masa tinggal Anda, dan jelajahi lebih banyak destinasi di luar Kepulauan Riau. Mudah-mudahan Anda juga berkenan mempromosikan Wonderful Indonesia ke dunia. Baik disampaikan secara langsung maupun lewat media sosial,” ungkap Ratna saat menghadiri Gala Dinner dengan para yatcher, Rabu (12/6) malam.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Natuna menjadi kawasan strategis nasional yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Sebab, letaknya strategis dan berbatasan dengan empat negara. Itu sebabnya, pengembangan daerah wisata di Natuna harus turut mempertimbangkan aspek keamanan dan kedaulatan negara.

“Konsep pengembangan wisata ini harus juga mengedepankan konsep keamanan dengan cara berkomunikasi dan bersinergi dengan pihak terkait. Khususnya TNI, baik darat, laut maupun udara,” tandasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here