INDONESIATRAVEL.NEWS, BINTAN – Tour de Bintan bakal kembali digelar. Tahun ini, kegiatan berlangsung selama 3 hari, 29-31 Maret. Event bergengsi ini pun masih terpilih sebagai ajang kualifikasi kejuaraan UCI Gran Fondo 2019. Yaitu kejuaraan balap sepeda tingkat dunia.

Di balik kegiatan yang diprediksi mampu menyedot banyak wisatawan, Bintan sendiri adalah satu daerah di Kepulauan Riau yang menyimpan banyak destinasi wisata. Alamnya sangat indah dan sayang jika dilewatkan. Beberapa destinasi yang wajib dikunjungi antara lain Lagoi Bay, Crystal Lagoon, Pantai Trikora, Danau Biru, dan Bukit Pasir Busung.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani menuturkan, Lagoi Bay adalah tempat berkumpulnya resort-resort mewah di Bintan. Banyak wisatawan mancanegara yang terpesona dengan keelokan tempat ini. Pengunjung bisa melihat pemandangan Laut China Selatan dan bermain air laut yang jernih.

“Lagoi Bay sangat menawan. Pantainya bersih, lengkap dengan pasir putih yang menghampar luas. Berbagai fasilitas sudah tersedia di sini, termasuk beberapa hotel yang dibangun mengelilingi area yang eksklusif,” ujarnya, Kamis (21/2).

Berikutnya Crystal Lagoon. Tak kalah dengan Lagoi Bay, tempat ini bahkan terkesan mewah dan super indah. Crystal Lagoon adalah laguna air laut buatan pertama di Asia Tenggara. Meski buatan, wisatawan tak akan menyesal berkunjung ke tempat ini. Bahkan mungkin mereka justru betah berlama-lama di sini.

“Laguna ini memiliki luas sekitar 6,3 hektare. Pengunjung bisa lebih nyaman berenang di sini karena airnya tenang. Tidak ada ombak seperti di pantai. Sementara bagi yang tidak bisa berenang, masih bisa menikmati laguna dengan bermain kano,” jelasnya.

Selanjutnya ada Pantai Trikora. Menurut Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati, pantai ini dipenuhi batu granit besar seperti di Belitung. Selain bebatuan granit yang menambah keindahan alam, pengunjung bisa menikmati pemandangan air yang jernih kebiruan.

Ada dua versi terkait nama Trikora. Versi pertama menyebut, nama Trikora berasal dari kata ‘three corral’ yang diberikan oleh wisatawan asing. Seiring berjalannya waktu, sebutan three corral menyesuaikan dengan lidah masyarakat lokal hingga menjadi Trikora. Sedangkan versi kedua berhubungan dengan Tri Komando Rakyat. Dimana pada zaman pemerintahan Soekarno, pantai ini menjadi basis pertahanan wilayah terluar Indonesia.

“Destinasi lain adalah Danau Biru. Semacam kubangan bekas penambangan pasir yang terisi air, dan dibiarkan menggenang sehingga berubah menjadi layaknya danau. Uniknya, air tersebut menjadi berwarna biru jernih dan tampak indah dipandang mata.

Wisatawan yang datang ke Bintan juga sering menyempatkan diri berkunjung ke Bukit Pasir Busung. Semacam gurun pasir di Bromo, tempat ini dulunya merupakan bekas penambangan bauksit. Ketika aktivitas penambang tak ada lagi, tempat ini justru menjelma menjadi destinasi wisata yang disukai banyak wisatawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah penggiat crossborder tourism yang cukup diandalkan. Kepri mulai menjadi primadona karena banyak atraksi yang ditawarkan. Bukan hanya jenis sport tourism seperti Tour de Bintan, tapi ada juga wisata alam, wisata belanja, kuliner, budaya, bahkan sejarah.

“Tahun ini, Kepri menyiapkan 46 event pariwisata unggulan. Antara lain Tour de Bintan yang masuk kualifikasi UCI Gran Fondo. Hampir semua event yang ada di Kepri sukses mendatangkan wisatawan. Dari event tersebut, sejumlah destinasi wisata pun akhirnya ikut dikenal,” ucapnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here